- tvOnenews.com/ Taufik
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah
tvOnenews.com – Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea.
Menilai dari kacamata hukum, Hotman menegaskan bahwa Ruben Onsu memiliki legalitas penuh untuk melayangkan gugatan balik ke pengadilan jika terbukti ada pelanggaran terhadap keputusan hakim yang sudah berkekuatan hukum tetap.
"Dia berhak untuk menggugat balik agar keputusan pengadilan dirubah bisa. Bisa dirubah kalau dilanggar keputusan peradilan bisa digugat ulang. Misalnya kalau benar ibunya tidak layak atau tidak ajukan gugatan," tegas Hotman Paris, dikutip dari tayangan YouTube CumiCumi, Sabtu (13/6/2026).
- dok.kolase tvOnenews.com / Tiktok Ruben Onsu
Hotman menjelaskan bahwa peluang Ruben Onsu untuk melakukan perlawanan hukum berupa gugatan balik sangat bergantung pada isi poin per poin putusan terdahulu serta pertimbangan majelis hakim.
- Kolase tvOnenews.com / YouTube KapanLagiDotCom - Sarwendah Official
Menurutnya, jalur hukum baru bisa ditempuh apabila salah satu pihak terbukti secara meyakinkan melanggar komitmen yang tertuang dalam putusan, salah satunya terkait hak asuh dan kunjungan anak.
"Soal persentase tergantung kesepakatan dan juga tergantung hakim. Harus gugat kalau ada yang melanggar. Misalnya dalam putusan sudah ditulis misalnya harus mengunjungi berapa kali sebulan nggak dikasih," urai Hotman blak-blakan.
Lebih lanjut, pengacara nyentrik ini memberikan gambaran riil mengenai sejumlah kasus serupa yang kerap mewarnai fenomena pasca-perceraian, terkhusus polemik perebutan hak tenggang waktu bersama anak.
Hotman menyebut, tidak sedikit sosok ayah yang akhirnya nekat mengambil inisiatif mandiri di lapangan lantaran merasa telanjur lama dilarang bertemu dengan darah dagingnya sendiri.
"Tapi banyak contoh di lapangan suami main nekat gue tungguin di mal gue bawa pulang itu bukan pidana. Apapun yang melanggar bisa digugat tapi banyak cowok gugat karena kelamaan. Itu bukan menculik tapi jangan masuk ke rumah cewek itu melanggar. Kalau biasanya ditungguin di sekolah atau di mal itu banyak kejadian," bebernya memaparkan taktis.
Sementara itu kuasa hukum Ruben Onsu Minola Sebayang menyebut bahwa kliennya mulai didera hambatan psikologis sejak kesulitan untuk berkumpul dengan kedua buah hatinya layaknya peran seorang ayah kandung.