- Kolase tvOnenews.com / Instagram @nandapersada @ruben_onsu
2 Alasan Nanda Persada Dukung Ruben Onsu Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah
tvOnenews.com - Nanda Persada, mantan manajer Sarwendah, menyatakan dukungannya kepada Ruben Onsu dalam perjuangan mendapatkan hak asuh anak.
Menurut Nanda Persada, setidaknya ada dua alasan kuat yang membuat langkah Ruben Onsu tersebut dinilai tepat untuk diperjuangkan. Pernyataan ini disampaikan Nanda Persada dalam tayangan YouTube Intens Investigasi pada 16 Juni 2026.
Dukungan tersebut muncul di tengah polemik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah yang belakangan kembali menjadi sorotan publik, termasuk imbasnya terhadap kondisi psikologis anak-anak mereka, salah satunya Betrand Peto.
Alasan Pertama: Ruben Onsu Dipersulit Bertemu Anak-anaknya
Alasan pertama yang disampaikan Nanda Persada adalah pengakuan Ruben Onsu sendiri yang menyebut dirinya kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya. Menurut Nanda Persada, kondisi tersebut sudah tidak sejalan dengan hukum maupun nilai moral dan etika.
"Menurut aku sih sudah tepat ya, Ruben untuk memperjuangkan hak asuh anak. Yang pertama, karena dia kan sudah statement bahwa untuk ketemu anak-anaknya sulit, dan itu sudah melanggar, apa ya, melanggar apa pun, ya, entah itu hukum, entah itu moral, etika, ajaran manapun, ya, tidak akan membenarkan hal-hal seperti itu," ujar Nanda Persada.
Ia menegaskan, seorang ayah memiliki hak untuk bertemu dengan anak-anaknya, dan hak tersebut semestinya dipermudah, bukan dihalang-halangi.
"Itu hak seorang bapak ingin ketemu sama anak-anaknya. Dipermudah untuk bertemu, itu adalah hak," kata Nanda Persada.
Alasan Kedua: Konten Tidak Pantas dalam Tayangan Live Sarwendah
Alasan kedua yang disampaikan Nanda Persada berkaitan dengan sejumlah tayangan live jualan yang dilakukan Sarwendah bersama pasangannya. Menurut Nanda Persada, ada beberapa konten dalam tayangan tersebut yang dinilai tidak pantas dan berpotensi memengaruhi perkembangan anak-anak.
"Dan melihat banyaknya tayangan-tayangan dalam live, eh, jualannya Wenda beserta pasangannya, kita bisa lihat sendiri, ya. Itu ada hal-hal yang tidak pantas, ya," ucap Nanda Persada.
Ia menyebut, dalam tayangan tersebut terdapat potongan konten yang mengarah pada obrolan dan gestur yang tidak semestinya dipertontonkan secara terbuka.
"Dalam konteks konten orang dewasa, di mana ada potongan-potongan, kita lihatlah video dan omongan-omongan, obrolan, dan ada juga gestur-gestur yang tidak pantas dilakukan. Ya, itu aku rasa sudah pantas Ruben untuk memperjuangkan hak anak," jelas Nanda Persada.
Harapan Nanda Persada Agar Konflik Segera Berakhir
Meski mendukung langkah Ruben Onsu, Nanda Persada menegaskan bahwa Sarwendah tetap memiliki hak untuk menjenguk anak-anaknya apabila hak asuh nantinya jatuh ke tangan Ruben Onsu. Menurutnya, keadilan bagi kedua belah pihak tetap harus diutamakan demi kepentingan anak.
"Tapi ketika Ruben sudah memperoleh hak asuh anak, Wenda juga mempunyai hak untuk menengok anak-anaknya. Jadi sama rata lah, biar adil, gitu," tutur Nanda Persada.
Ia juga berharap, baik Ruben Onsu maupun Sarwendah dapat memperbaiki sikap masing-masing demi kepentingan anak-anak di masa depan, alih-alih terus terlibat dalam konflik terbuka.
"Cuma tolong diperbaiki sikapnya, perbuatannya, untuk apa? Untuk kepentingan anak-anak ke depan," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Nanda Persada menyampaikan harapan agar polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah ini bisa segera menemukan titik penyelesaian, mengingat dampaknya yang besar terhadap psikologis anak-anak mereka.
"Dan aku berharap ya bisa segera selesai lah, karena kita enggak pengin masalah ini berlarut-larut, ya. Terutama buat anak-anak mereka lah. Kasihan, kan, ini jejak digital akan menjadi tontonan dan pengaruh terhadap perkembangan psikologi anak-anaknya," pungkas Nanda Persada.
Hingga berita ini diturunkan, baik Ruben Onsu maupun Sarwendah belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan dukungan dari Nanda Persada tersebut.
(anf)