- Kolase tvOnenews.com / Instagram @ruben_onsu
Ruben Onsu Tengah Siapkan Gugatan Hak Asuh Anak, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya
tvOnenews.com - Polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh anak nampaknya akan memasuki babak baru. Pihak Ruben Onsu kini tengah mempersiapkan langkah hukum berupa gugatan hak asuh anak yang rencananya akan didaftarkan dalam waktu dekat.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menegaskan bahwa keinginan utama kliennya bukanlah soal uang nafkah sebesar Rp200 juta, melainkan hak untuk bisa berkumpul dengan anak-anaknya selama 2-3 hari dalam seminggu sesuai kesepakatan yang sudah dibuat sebelumnya.
Terkait ajakan join meeting dari pihak Sarwendah, Minola Sebayang menyampaikan bahwa undangan tersebut tidak mencantumkan waktu dan tempat yang jelas. Pihak Ruben pun menyatakan baru memiliki waktu luang untuk bertemu pada awal Juli mendatang.
Kolase Foto Sarwendah dan Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @minola6000)
"Itu kan sudah kita sampaikan berulang-ulang dalam pertemuan dengan kuasa hukumnya S. Kapan itu anak-anak bisa ketemu dengan ayahnya? Kapan ayahnya bisa mengantar anaknya ke sekolah? Tapi kan kuasa hukum S kan juga enggak bisa memutuskan. Yang memutuskan kan adalah S. Paling, dia mengatakan, 'kami akan sampaikan kepada klien kami.' Kan seperti itu," ucap Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, dalam tayangan YouTube Intens Investigasi, Rabu (17/6/2026).
Ia melanjutkan bahwa kondisi tersebut yang akhirnya membuat pihaknya memutuskan menyiapkan langkah hukum.
"Nah, jadi itulah yang membuat akhirnya sekarang ini kita lagi mempersiapkan gugatan, ya, gugatan hak asuh anak itu. Nah, kalau misalnya nanti kemudian sudah selesai gugatan itu dan Ruben merasa itu sudah oke, ya mungkin kita akan daftarkan dalam waktu dekat," lanjutnya.
Di sisi lain, mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, yang belakangan ini sering dimintai pendapatnya tentang polemik Sarwendah dan Ruben Onsu, juga sempat menyampaikan pandangannya terkait hak asuh anak.
Alasan pertama yang disampaikan Nanda Persada adalah pengakuan Ruben Onsu sendiri yang menyebut dirinya kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya. Menurut Nanda Persada, kondisi tersebut sudah tidak sejalan dengan hukum maupun nilai moral dan etika.