- Gambar ilustrasi AI
Daftar Kasus Kriminal di Indonesia yang Masih Menggantung hingga 2026
Namun proses hukum berakhir tanpa kepastian setelah Mahkamah Agung membebaskan para terdakwa. Hingga 2026, siapa pelaku dan dalang pembunuhan Marsinah masih menjadi misteri.
3. Pembunuhan Wartawan Udin (1996)
Kasus kematian wartawan Bernas, Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin, juga termasuk perkara yang belum terpecahkan.
Udin meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan berat di depan rumahnya pada Agustus 1996. Saat itu ia tengah menginvestigasi sejumlah dugaan penyimpangan politik terkait Pemilihan Bupati Bantul.
Polisi sempat menangkap seorang tersangka bernama Dwi Sumaji alias Iwik. Namun dalam persidangan, bukti-bukti yang ada dinilai lemah dan Iwik akhirnya dibebaskan.
Tim pencari fakta menyimpulkan kematian Udin diduga berkaitan dengan aktivitas jurnalistiknya. Meski demikian, pelaku utama maupun pihak yang memerintahkan pembunuhan tersebut belum pernah terungkap.
4. Hilangnya 13 Aktivis Reformasi 1998
Menjelang tumbangnya pemerintahan Orde Baru, sejumlah aktivis prodemokrasi dilaporkan diculik dan menghilang.
Sebanyak 13 orang hingga kini belum diketahui nasibnya, termasuk penyair dan aktivis terkenal, Wiji Thukul.
Nama-nama seperti Sonny, Yani Afri, Hendrawan Hambali, Ismail, Herman Hendrawan, hingga Widji Thukul tercatat dalam daftar korban penghilangan paksa.
Sejumlah pelaku lapangan memang pernah menjalani proses hukum. Namun keberadaan para korban belum pernah ditemukan hingga sekarang.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan KontraS terus mendesak penyelesaian kasus ini karena dinilai sebagai pelanggaran HAM berat yang belum dituntaskan negara.
5. Penembakan Mahasiswa Trisakti (1998)
Tragedi Trisakti menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah reformasi Indonesia.
Pada 12 Mei 1998, aksi demonstrasi mahasiswa di Universitas Trisakti berakhir ricuh dan menyebabkan empat mahasiswa tewas akibat tembakan. Dalam perkembangan selanjutnya, sejumlah korban lain juga meninggal dalam rangkaian kerusuhan yang terjadi.
Pertanyaan mengenai siapa penembak sebenarnya dan siapa yang memberikan perintah hingga kini belum terjawab secara tuntas.
Berbagai penyelidikan pernah dilakukan, termasuk oleh Komnas HAM. Namun kasus tersebut belum menghasilkan pertanggungjawaban hukum yang dianggap memadai oleh keluarga korban.
6. Pembunuhan Aktivis HAM Munir (2004)
Nama Munir Said Thalib menjadi simbol perjuangan HAM di Indonesia.
Munir meninggal dunia pada 7 September 2004 dalam penerbangan menuju Amsterdam setelah diracun menggunakan arsenik.