news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi kekerasan atau pelecehan seksual.
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Gemini AI/antara-istimewa

Lagi dan Lagi, Dugaan Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di Pondok Pesantren, Apakah Trauma pada Korban Bisa Hilang?

Kasus pelecehan seksual muncul lagi. Baru-baru ini ada pimpinan ponpes di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditetapkan sebagai tersangka.
Kamis, 2 Juli 2026 - 14:56 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com- Tindakan pelecehan seksual kembali terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes). Kini muncul kasus baru di daerah Bogor,lalu bagaimana trauma pada korban, apakah bisa hilang?.

Dalam kasus baru ini, pimpinan ponpes di Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polisi. Kasus ini viral di media sosial, karena korbannya santriwati yang belajar di sana.

Tersangka ini berinisial N alias Buya. Disampaikan kalau dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati ini terjadi, karena tersangka melancarkan aksinya dengan dalih pengobatan bekam kepada korban.

Peristiwa keji itu disebutkan terjadi sejak 2024. Kala korban mendapatkan pengobatan bekam dari pemimpin Ponpes, yang disapa Buya itu.

Ilustrasi pelecehan seksual.
Sumber :
  • Istimewa

Dengan dalih bekam, tersangka memulai aksinya setelah korban mengikuti kegiatan belajar kitab kuning di teras rumah pelaku.

"Setelah selesai belajar, karena kaki korban kesemutan, N alias Buya menyuruh korban untuk tidak kembali ke asrama dan mengajak korban masuk ke dalam rumahnya," ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Polisi Hendra  Kamis, 2 Juli 2026.

Ketika korban sudah masuk ke rumah tersangla, tepatnya di ruang tamu, pelaku kemudian menanyakan bekas luka bakar yang pernah dialami korban dan meminta korban memperlihatkannya.

Kemudian pelaku menawarkan untuk membekam bagian tubuh korban yang masih sakit akibat pernah terjatuh. Setelah korban menyetujui, Buya melakukan bekam di ruang tamu rumahnya," kata dia.

Usai kejadian itu, korban kembali ke asrama dan tidak langsung menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada siapa pun.

"merasa terkejut atas perlakuan yang korban alami dari orang yang sangat korban hormati di Pondok Pesantren Al Aimmatul Arba’ah," ucap Hendra.

Sejauh ini kasus pelecehan seksual ini, kata Polisi sudah ada 3 korban yang melaporkan. Sangat memungkinkan jumlahnya bertambah.

Apakah Trauma Korban Pelecehan Seksual Bisa Hilang?

Ilustrasi kekerasan atau pelecehan seksual
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Gemini AI/antara-istimewa

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, secara umum tindakan ini biasa disebut kekerasan seksual atau pelecehan seksual. Psikolog pun pernah menyampaikan, bagaimana trauma si korban.

Merangkum dari penjelasan obrolan dalam edukasi soal Trauma pada korban kekerasan seksual bersama Psikolog Gisella Tani Pratiwi.

Menururtnya, jika anak remaja atau usia berapapun bisa kena pelecehan seksual. Namun usia remaja jauh lebih berisiko, sehingga perlu pendamping orang tua.

Psikolog Gisella mengatakan kalau trauma pada korban bisa dibawa sangat lama. Dalam fase pemulihannya pun si korban yang umumnya anak remaja ini harus membawanya seumur hidup.

"dampak traumanya bisa jangka panjang. Apalagi saya singgung kalau kekerasan seksual bahwa beberapa ahli menyebutkan, kalau trauma dari kekerasan seksual bentuk peristiwa traumatis yang sangat mendalam," katanya  dari Youtube gemilangsehat diunggah pada Juni 2023, dikutip Kamis (2/7).

"itu sangat merusak secara mendalam ke seluruh aspek kehidupan yang mengalaminya pada korban," jelas Psikolog Gisella.

Bahkan dalam pengalamannya sebagai Psikolog, ia juga pernah melihat kalau korban ada yang menjalani pemulihan semasa hidupnya. Dengan begitu, kasus ini tidak bisa diremehkan.

"pengalaman dari praktik saya dan dari pembelajaran psikologi dan traumatalogi bahwa pemulihannya itu kita butuh waktu tidak sedikit, tidak pendek juga. Ada juga yang mengalami jadi harus berproses seumur hidup," ungkapnya.(klw)

 

 
 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

15:18
04:32
02:47
01:52
03:57
05:53

Viral