- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
Lihat Ivan Gunawan Gencar Bangun Masjid, Ruben Onsu Beri Jawaban Berkelas soal Keterlibatan Gerakan Igun
Sementara, rumah tahfidz di area masjid tersebut akan dibangun untuk kapasitas 60 orang. Ruben mengaku pembangunan saat ini telah mencapai 60-70 persen.
"Senang aja gitu kayak menara sudah terlihat. Kalau pintu, kita tinggal tempel dan terinspirasi dari Masjid Nabawi. Kemarin ukirannya saat saya mau berangkat umrah itu udah jadi, tapi saya bilang stop dulu. Setelah saya sampai di Nabawi, saya pastikan foto lebih dekat lagi agar sama," tuturnya.
Terkait karpet atau sajadah hingga mimbar, Ruben Onsu mengatakan, dirinya sangat terinspirasi masjid yang dibangun dengan megah oleh Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
Menurutnya, pemilihan karpet khususnya mimbar sangat sulit. Ia menginginkan agar masjid yang dibangun olehnya benar-benar nyaman untuk para jemaah serta tahfidz Al-Quran.
Tambah Ruben, masjid tersebut sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat. Ia tidak ingin terburu-buru agar masjid tersebut dapat terlihat indah.
Ruben Onsu memprediksikan pembangunan masjid itu bisa selesai pada September 2026. Setidaknya paling lama pada Desember 2026.
"Mashaallah saya terkejut banget. Allah SWT memudahkan banget kayak baru dibangun langsung cepat banget selesai," ucapnya.
Bangun Masjid Terinspirasi dari Ivan Gunawan
Di balik itu, Ruben Onsu tidak membantah alasan dirinya merenovasi masjid dan membangun rumah tahfidz Al-Quran tak lepas dari peran Ivan Gunawan.
Ia menilai sahabatnya mampu menjadi inspirasi baginya. memberikan manfaat untuk banyak orang.
Kata dia, kehadiran Igun juga sebagai salah satu cara banyak belajar memperkokoh perjalanan hijrahnya. Hal ini mengingat bahwa dirinya sedang ditempa berbagai masalah secara bertubi-tubi.
"Iya jelas. Igun punya banyak andil bisa menjadi inspirasi bagi saya, tetapi juga untuk orang banyak. Makanya kalau aku masih banyak belajar, kalau Igun sudah banyak tahu dari kecil," katanya.
Ruben mengaku keimanannya baru hanya sejengkal. Pria dari tiga anak ini merasakan naik-turun iman saat berupaya melangkah untuk menjadi lebih baik.
Berbagai masalah hingga kasus dialaminya tidak menggoyahkan imannya. Ruben hanya bisa berupaya menjadi manusia yang lebih dekat dengan Sang Pencipta.