- ChatGPT.com
Respons Menohok Pihak Ruben Onsu atas Ajakan Damai Sarwendah, Sindir Hanya Omon-omon
Selain persoalan akses bertemu anak, Ruben sebelumnya juga menyoroti dugaan lingkungan pengasuhan yang dinilai kurang mendukung tumbuh kembang anak.
Salah satu hal yang dipersoalkan adalah dugaan keterlibatan anak-anak dalam aktivitas siaran langsung hingga larut malam.
Klaim tersebut menjadi bagian dari alasan yang nantinya harus dibuktikan dalam persidangan.
Minola juga menilai niat baik untuk berdamai akan lebih bermakna apabila diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar disampaikan kepada publik.
"Jadi sebenarnya enggak perlu bilang saya mau damai, mau co-parenting atau segala macam. Sebenarnya enggak usah hanya retorika karena pernyataan apa pun yang kita sampaikan tetap tidak akan lebih baik dari suatu perbuatan yang nyata."
Ia kemudian memberikan contoh tindakan yang menurutnya dapat menunjukkan itikad baik.
"Kalau misalnya tanpa kata-kata, dia mulai mengatur jadwal untuk memberikan hak Ruben 2-3 hari berkumpul dalam satu minggu bersama anak-anaknya, saya kira itu lebih real dan tulus daripada seribu kata saya ingin berdamai," tandas Minola.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa kubu Ruben masih membuka peluang penyelesaian di luar persidangan apabila hak-hak sebagai ayah dapat dipenuhi sesuai kesepakatan.
Respons dari pihak Ruben muncul sehari setelah sidang perdana gugatan hak asuh anak digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dalam sidang tersebut, kuasa hukum Sarwendah menegaskan pihaknya tidak ingin memperkeruh suasana maupun membangun opini negatif terhadap Ruben.
Kuasa hukum Sarwendah, Mark Adrianus Ambarita, bahkan menyebut Ruben sebagai sosok ayah yang baik.
"Kami meyakini bahwa RO (Ruben Onsu) adalah orang baik, klien kami Bu Sarwendah juga orang baik. Kami mohon sekali kepada teman-teman, ini kan sudah masuk ke ranah persidangan, kita hormati prosesnya."
Sementara itu, kuasa hukum Sarwendah lainnya, Chris Sam Siwu, berharap proses mediasi dapat menghasilkan kesepakatan terbaik.
"Mohon doanya dari rekan-rekan semua, dari semua masyarakat, bahwa bisa ada perdamaian. Ranah pengadilan adalah ranah yang paling tepat untuk kita menyampaikan hal yang baik. Semoga ada titik temunya."