- Instagram @@hustle_hard_304
Terungkap Alasan Sedih Ayah Lamine Yamal Tidak Hadir Langsung di Final Piala Dunia 2026
Sang nenek, Fatima, dahulu nekat meninggalkan Maroko dan menyelinap ke dalam bus tanpa dokumen resmi demi mengadu nasib ke Negeri Matador.
Fatima bekerja keras dari pagi hingga malam di Mataro, Katalunya. Seluruh uang hasil keringatnya dikumpulkan hanya demi membayar seseorang untuk menyelundupkan anaknya (Nasraoui yang kala itu berusia 3 tahun) beserta saudaranya keluar dari Maroko.
"Nenek saya datang sendiri naik bus. Dia menyelinap, berhenti di Algeciras, lalu Granada, hingga akhirnya berhasil mencapai Mataro," kenang Lamine Yamal dalam sebuah siniar.
"Dia bekerja pagi, siang, dan malam, melakukan semuanya agar ayah saya bisa datang. Setelah uangnya cukup, dia membayar seorang wanita untuk membawa ayah dan bibi saya ke Spanyol," tambahnya.
Kendati kini telah menjelma sebagai salah satu megabintang sepak bola terkaya dan paling dipuja di planet bumi, Yamal dikenal sebagai sosok yang sangat rendah hati dan tidak pernah melupakan asal-usulnya.
Sebagai bentuk penghormatan tinggi atas garis keturunan Maroko dari sang ayah serta Guinea Khatulistiwa dari sang ibu, Yamal secara khusus mengukir bendera kedua negara Afrika tersebut di sepatu bola (boots) yang ia kenakan sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.