- Kolase tvOnenews.com / Instagram @ruben_onsu @minola6000
Kuasa Hukum Bantah Rumah Cilandak Ruben Onsu Bakal Dilelang, Fakta soal Debt Collector Akhirnya Terungkap
tvOnenews.com - Isu mengenai rumah mewah milik Ruben Onsu dan Sarwendah di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, yang disebut-sebut akan dilelang oleh pihak bank mendapat bantahan tegas dari kubu Ruben.
Kuasa hukumnya, Minola Sebayang, memastikan informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
Tak hanya membantah kabar soal rencana pelelangan, Minola juga meluruskan isu yang menyebut adanya penagih utang atau debt collector yang mendatangi rumah tersebut. Menurutnya, hingga saat ini tidak pernah ada tindakan seperti yang ramai diperbincangkan.
- YouTube Intens Investigasi
Klarifikasi itu disampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan dari pihak Sarwendah yang sebelumnya mengungkap adanya surat terkait rencana lelang dari bank serta dugaan kedatangan debt collector yang membuat penghuni rumah merasa terganggu.
Dalam tayangan YouTube Intens Investigasi, Minola mengaku telah berkomunikasi langsung dengan pihak bank untuk memastikan informasi tersebut.
Hasilnya, bank menyatakan tidak pernah mengirim petugas penagihan ke rumah Ruben dan Sarwendah.
"Pihak bank menyatakan sejauh ini dari tim mereka tidak ada mengirim debt collector. Jadi, kalau ada isu 15 orang datang seperti Paskibraka, itu tidak benar. Kami selalu bicara berdasarkan fakta," ujar Minola.
Ia juga menjelaskan bahwa status rumah tersebut belum memasuki proses pelelangan.
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 / YouTube The Onsu Family
"Saat ini masih dalam tahap negosiasi dan restrukturisasi dengan pihak bank. Jadi belum masuk dalam daftar lelang," katanya.
Selain memberikan klarifikasi mengenai status rumah, Minola turut mengungkap besarnya dana yang telah dikeluarkan Ruben untuk membangun hunian tersebut.
Berdasarkan dokumen yang dimiliki pihaknya, Ruben telah melakukan 47 kali transfer dengan total mencapai Rp11,3 miliar untuk kebutuhan renovasi rumah.
Nominal tersebut, lanjut Minola, belum termasuk biaya pembelian tanah dan bangunan yang dibeli Ruben sebelum dilakukan renovasi besar-besaran.
- Kolase tvOnenews.com / YouTube The Onsu Family dan Sarwendah Official
"Ruben telah melakukan transfer sebanyak 47 kali dengan total nilai Rp11,3 miliar khusus untuk renovasi dan perbaikan rumah. Itu di luar harga pembelian tanah dan bangunan tua di awal," ungkap Minola.
Tak hanya biaya renovasi, Ruben juga disebut menanggung berbagai pengeluaran lain untuk melengkapi fasilitas rumah.
Pemasangan lift menghabiskan sekitar Rp504 juta, instalasi sistem pendingin udara mencapai Rp400 juta, sedangkan pembelian furnitur menelan biaya sekitar Rp3 miliar yang dibayarkan secara bertahap hingga lunas.
Menurut Minola, seluruh data tersebut disampaikan agar publik mengetahui kontribusi Ruben dalam pembangunan rumah yang kini menjadi salah satu aset yang dipersoalkan pasca-perceraian.
Ia juga menegaskan bahwa sertifikat rumah tersebut masih tercatat atas nama Ruben Onsu.
Karena itu, pihaknya berharap tidak muncul narasi yang mengesankan seolah Ruben tidak memiliki peran dalam pembangunan maupun pembiayaan rumah tersebut.
"Sertifikat rumah tersebut juga atas nama Ruben Onsu. Kami menyampaikan ini agar tidak ada eliminasi peran Ruben sebagai ayah dan kepala rumah tangga dalam jejak digital yang bisa dilihat anak-anak di masa depan," tegasnya.
Hingga saat ini, penyelesaian terkait pembagian harta bersama antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus berlangsung.
Salah satu aset yang masih menjadi pembahasan adalah rumah di Cilandak, sementara proses penyelesaian dengan pihak bank disebut masih berjalan melalui jalur negosiasi dan restrukturisasi. (asl)