news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Seorang pria nekat bergelantungan di luar gerbong Commuter Line (KRL) relasi Tanjung Priok-Jakarta Kota viral di media sosial.
Sumber :
  • Istimewa

Seolah Jadi Spiderman, Pria Viral Bergelantungan di Luar KRL dari JIS ke Ancol Berujung Kena Blacklist KAI Commuter

KAI Commuter memasukkan pria viral seolah menjadi spiderman yang nekat bergelantungan di luar rangkaian KRL rute Tanjung Priok-Jakarta Kota ke daftar hitam.
Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan seorang pria seolah menjadi spiderman viral di media sosial. Ia terekam bergelantungan di bagian luar gerbong Commuter Line (KRL) memicu gelombang amarah publik.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan menyampaikan hasil pemeriksaan terkait video viral tersebut. Pria berbaju hitam itu nekat bergelantungan di luar rangkaian KRL Nomor 2247A relasi Tanjung Priok-Jakarta Kota.

Ia menjelaskan bahwa, pria yang tidak diketahui identitasnya telah bergelantungan di sisi luar gerbong sejak KRL berangkat dari Stasiun Jakarta International Stadium (JIS).

Leza mengatakan, aksi tersebut baru disadari oleh petugas saat rangkaian KRL tiba di Stasiun Ancol, Jakarta Utara pada Kamis (23/7/2026), sekitar pukul 16.48 WIB.

"Petugas pengamanan stasiun sedang bertugas melihat seorang pria yang tidak dikenal ada di sisi luar pintu kereta kedua dari depan," ujar Leza dalam keterangan resmi diterima, Sabtu (25/7/2026).

Pria spiderman bergelantungan di luar gerbong KRL dari Stasiun JIS ke Stasiun Ancol viral di media sosial
Sumber :
  • Istimewa

Dalam video yang beredar, pria itu tampak asik bergelantungan di luar gerbong KRL. Bahkan, ia sempat bergaya saat aksinya terekam oleh warga.

Seorang petugas dari dalam gerbong terkejut melihat kedapatan pria bergelantungan di luar rangkaian KRL. Setibanya di Stasiun Ancol, petugas langsung mengamankan pria tersebut.

Selepas itu, pria itu dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Ancol. Tujuan petugas mengamankan pria tersebut untuk segera didata terkait identitasnya.

Ia menambahkan, petugas juga langsung melakukan pemeriksaan. Tujuannya untuk mendalami motif tindakan yang membahayakan nyawanya sehingga nekat bergelantungan dari luar rangkaian.

Dari hasil pemeriksaan, kata Leza, pria itu mengakui dirinya berada di bawah pengaruh alkohol. Akibat mabuk, ia nekat bergelantungan di sisi luar gerbong KRL dari Stasiun JIS ke Stasiun Ancol.

Ia menambahkan, yang bersangkutan juga sebelumnya melakukan aksi berbahaya. Pria seolah menjadi spiderman tersebut memasuki area jalur tanpa hak yang padahal sudah ditegur oleh petugas stasiun.

KAI Commuter Blacklist Pria Bergelantungan di Luar Gerbong KRL

Lanjut Leza, pria seolah menjadi spiderman itu langsung diminta secara tegas. Yang bersangkutan wajib membuat surat pernyataan agar perbuatan tersebut tidak terulang lagi ke depannya.

Selain itu, KAI Commuter bertindak tegas terhadap pria tersebut. Yang bersangkuan langsung terkena blacklist atau masuk daftar hitam melalui database CCTV analytics.

"Petugas kemudian mengeluarkan yang bersangkutan dari area layanan Commuter Line sesuai prosedur yang berlaku," katanya.

Ia sangat menyayangkan telah terjadi adanya tindakan bergelantungan di sisi luar kereta. Bahkan, pria itu memasuki jalur rel tanpa izin.

Bagi dia, perilaku tersebut tentu sudah sangat berbahaya. Bergelantungan di luar gerbong tidak hanya membahayakan keselamatan diri sendiri, tetapi juga mengganggu perjalanan KRL.

Ia mengimbau kejadian ini menjadi pelajaran penting. Masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas seperti pria yang terekam dalam video viral tersebut.

"Tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan dan dapat mengganggu operasional perjalanan Commuter Line. Keselamatan pengguna dan masyarakat merupakan prioritas utama kami," lanjutnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat. Mereka wajib mematuhi seluruh peraturan yang sudah ditetapkan, baik saat berada di area stasiun maupun selama menggunakan layanan perjalanan KRL.

Tambah Leza, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila melihat tindakan yang membahayakan keselamatan perjalanan kereta maupun individu. Tujuannya agar petugas langsung segera menindaklanjuti hal tersebut.

Hal ini sebagai guna mewujudkan komitmen KAI Commuter menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat untuk seluruh pengguna KRL.

"Dengan ini kami memperkuat pengawasan serta mengedepankan edukasi mengenai pentingnya keselamatan di lingkungan perkeretaapian," tukasnya.

(hap)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
02:59
01:29
04:17
05:51
07:09

Viral