- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @ruben_onsu
3 Pernyataan Mengejutkan Pihak Ruben Onsu soal Sarwendah, Singgung Lelang Rumah hingga Hak Asuh Anak
tvOnenews.com - Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah kuasa hukumnya, Minola Sebayang, menyampaikan sejumlah pernyataan terkait konflik dengan Sarwendah. Mulai dari isu Lelang Rumah, aktivitas siaran langsung di media sosial, hingga persoalan Hak Asuh Anak menjadi pembahasan.
1. Bantah Isu Lelang Rumah yang Dikaitkan dengan Sarwendah
Minola Sebayang membantah kabar yang menyebut rumah di kawasan Cilandak akan dilelang oleh bank. Menurutnya, status kredit rumah tersebut masih dalam proses penyelesaian dan belum memasuki tahap lelang sebagaimana isu yang beredar.
Minola menjelaskan, pembahasan mengenai isu lelang bermula dari percakapan antara Ruben dan Sarwendah pada Oktober 2025 yang awalnya hanya membahas permintaan tiket konser Blackpink. Setelah pembahasan tiket berakhir, isu rumah disebut mulai diungkit dalam percakapan mereka.
"Jadi itu diawali dengan dialog di Oktober 2025 itu berkaitan dengan masalah tiket Blackpink ya. Itu cerita tersendiri masalah Blackpink-nya. Sekarang kita bicara masalah lelang," ujar Minola Sebayang dalam tayangan Intens Investigasi.
Ia kemudian menjelaskan percakapan mengenai tiket konser yang terus berulang hingga Ruben mengirimkan bukti pembelian tiket.
"Nah, jadi diawali dan diakhiri ya dari suatu komunikasi terkait dengan masalah tiket Blackpink yang ditanyakan, 'Itu tiketnya duduk apa enggak?' gitu. Dan ini sudah berulang-ulang ditanyakan. Ruben jawab, 'Ya, duduk dong,' dikirim bukti tiket Blackpink-nya," jelas Minola.
Menurut Minola, setelah pertanyaan mengenai tiket tambahan tidak lagi dijawab Ruben, pembahasan berubah ke isu rumah yang akan dilelang.
"Nah, setelah dia bertanya tiket itu duduk atau tidak, ada suatu pertanyaan lagi yang dia sampaikan yang berulang-ulang juga kalau dilihat di sini. Ruben akhirnya enggan untuk menjawabnya. Apa itu? 'Tiket enggak bisa tambah satu di row yang sama?' Karena Ruben kan masih beli tiket cuma tiga. S minta tambah satu tiket lagi di row yang sama. Nah, kan enggak mungkin kalau kita sudah beli tiket kemudian beberapa waktu kemudian kita minta lagi tiket tambahan satu di row yang sama, pasti sudah terjual. Makanya Ruben tidak lagi menjawab pertanyaan itu karena sudah berulang-ulang ditanyakan," tutur Minola.
"Nah, karena Ruben menduga pertanyaan tentang tiket ini tidak dijawab, maka muncullah setelah Ruben mengirimkan bukti tiket, kata-kata, 'Maaf, ini rumah mau dilelang,'" lanjutnya.
2. Minta Siaran Langsung Tidak Dipakai untuk Mendiskreditkan Ruben
Minola juga menanggapi aktivitas siaran langsung Sarwendah di media sosial bersama Giorgio Antonio. Ia menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan kegiatan tersebut selama tidak digunakan untuk menyindir atau mendiskreditkan Ruben sebagai ayah.
Menurut Minola, setiap orang memiliki hak untuk melakukan siaran langsung maupun berjualan secara daring. Namun, ia berharap kehidupan pribadi tidak dijadikan materi yang memicu konflik baru.
"Ya enggak apa-apa kan masa kita larang orang mau live gitu loh. Silakan saja gitu kan dia juga perlu eksistensi, perlu pendapat, perlu macam-macam. Jadi ya saya kira enggak ada masalah kalau memang dia ingin live lagi, misalnya ingin berjualan live lagi ya silakan saja," ujar Minola.
Ia kemudian mengingatkan agar siaran langsung tidak dimanfaatkan untuk menyampaikan sindiran yang mengarah kepada Ruben.
"Tapi janganlah gunakan live-nya itu untuk hal-hal yang di luar konteks yang seharusnya. Kalau memang live-nya mau jualan ya berjualan aja kan begitu. Enggak usah artinya itu nyinggung-nyinggung yang berkaitan dengan masalah kehidupan pribadi masing-masing. Kan begitu. Jangan dipakai untuk bahasa-bahasanya yang menyerempet-nyerempet ingin mendiskreditkan Ruben kan begitu ya," tegasnya.
Minola juga menyinggung adanya ucapan yang menurutnya dapat memicu persepsi negatif terhadap Ruben selama siaran berlangsung.
"Pura-pura mau ngasih eye shadow atau alis mata tiba-tiba jangan dong. Karena sebelum itu sudah ada penghinaan-penghinaan dan kata-kata, saya sudah bisa bedakan dengan laki-laki macam-macam. Jadi janganlah artinya kemudian kita juga ikut berjamaah untuk masuk ke dalam konteks yang terjadi di antara mereka yang memang sebenarnya hanya ini masalah ingin berkumpul dengan anak itu ke hal-hal yang lain," katanya.
Ia membandingkan siaran langsung yang dilakukan tim Ruben dengan pihak Sarwendah.
"Nah, sekarang coba kita perhatikan. Ruben juga punya tim kan, punya tim kerja. Dia juga live TikTok kan. Ada enggak teman-teman yang ikut dalam live TikTok itu terus kemudian meleceh-lecehkan misalnya, 'Oh lelang-lelang,' aku enggak ada kan? Enggak ada kan? Enggak ada bahasa-bahasa yang artinya menyinggung siapa pun dan menyerang siapa pun. Coba bandingkan dengan live TikToknya mereka," ujar Minola.
3. Sebut Ruben Masih Kesulitan Bertemu Anak
Selain membahas isu rumah dan media sosial, Minola mengungkapkan Ruben masih berharap dapat memiliki waktu bersama anak-anaknya. Menurutnya, tujuan utama Ruben adalah membangun kenangan dan hadir dalam setiap proses tumbuh kembang buah hatinya.
Minola mengatakan hingga 28 Juli 2026, Ruben disebut belum kembali memperoleh kesempatan bertemu dengan anak-anaknya. Karena itu, ia berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan jalan keluar yang terbaik bagi semua pihak.
"Ruben hanya ingin punya waktu berkumpul bersama dengan anaknya karena dia juga ingin membangun memori, membangun kenangan, hadir di setiap pertumbuhan anaknya sampai anaknya dewasa," ujar Minola.
Ia menambahkan, belum adanya unggahan dari kedua belah pihak mengenai pertemuan dengan anak menjadi indikasi bahwa momen tersebut belum terjadi.
"Saya harus sampaikan sampai hari ini tanggal 28 Juli 2026 Ruben masih belum lagi punya waktu untuk berkumpul bertemu sama anaknya yang kami ketahui. Dan seperti yang kita lihat juga kalau memang misalnya Ruben sudah ketemu lagi dengan anaknya pasti momentum bahagia itu pasti akan di-share oleh Ruben."
"Kalau pendamping tidak ingin men-share kebahagiaan itu, saya rasa pasti pihak sebelah kanan men-share untuk membuktikan bahwa dia adalah orang baik yang sudah memberikan waktu anak-anaknya untuk bertemu dengan ayahnya. Tapi ketika dua belah pihak ini tidak men-share apa pun berarti artinya belum ada pertemuan."
Pernyataan Minola Sebayang tersebut kembali menambah perhatian publik terhadap dinamika hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah. Di tengah proses hukum yang masih berjalan terkait hak asuh anak, kedua belah pihak diharapkan dapat mengedepankan kepentingan terbaik bagi ketiga anak mereka.
(anf)