news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi dan Aisar Khaled.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instgram @dedimulyadi71 @aisar_khaledd

3 Konten Kreator yang Bantu Anak Terduga Maling Ayam di Bali, Dedi Mulyadi Beri Deposito Rp50 Juta

Kasus Maling Ayam di Bali mengundang simpati publik. Dedi Mulyadi dan dua Konten Kreator lainnya memberikan bantuan untuk pendidikan dan pemulihan Keysa.
Kamis, 30 Juli 2026 - 10:38 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kasus Maling Ayam di Bali menyita perhatian publik setelah video putri korban menangis histeris viral di media sosial. Peristiwa tersebut mengundang simpati banyak pihak, termasuk Dedi Mulyadi dan sejumlah Konten Kreator yang memberikan bantuan nyata kepada keluarga korban.

Peristiwa Maling Ayam itu bermula ketika KD diduga tewas akibat aksi main hakim sendiri usai dituduh mencuri dua ekor ayam aduan di Baturiti, Tabanan, Bali. Tragedi tersebut semakin menjadi sorotan setelah kisah putrinya, Keysa, yang kehilangan sang ayah menyentuh hati masyarakat.

Di tengah perhatian terhadap kasus Maling Ayam, sedikitnya ada tiga konten kreator yang turun langsung membantu Keysa. Bentuk bantuan yang diberikan pun beragam, mulai dari santunan, trauma healing, hadiah untuk menghibur, hingga deposito pendidikan senilai Rp50 juta.

1. Aisar Khaled Datang Langsung dari Malaysia

Konten kreator sekaligus influencer asal Malaysia, Aisar Khaled, menjadi salah satu sosok yang pertama memberikan perhatian kepada keluarga Keysa. Ia bahkan terbang langsung ke Desa Sidatapa, Kabupaten Buleleng, Bali, untuk bertemu dengan keluarga korban.

Dalam kunjungannya, Aisar membawa boneka beruang berukuran besar sebagai hadiah untuk Keysa. Selain itu, ia juga memberikan kalung emas, sebuah smartphone baru untuk menunjang kebutuhan komunikasi dan pendidikan, serta menyerahkan sejumlah uang tunai kepada ibu Keysa.

Aksi Aisar Khaled mendapat banyak pujian karena dinilai mampu menghibur Keysa di tengah duka yang masih dirasakan keluarga. Namun, kehadirannya juga sempat menuai kritik dari sebagian netizen yang menilai aksi tersebut hanya untuk mencari perhatian di media sosial.

2. Dedi Mulyadi Berikan Deposito Pendidikan Rp50 Juta

Gubernur Jawa Barat sekaligus konten kreator kemanusiaan, Dedi Mulyadi, ikut menunjukkan kepeduliannya setelah menyaksikan video tangisan Keysa yang viral. Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi itu kemudian melakukan panggilan video dengan istri mendiang KD sebelum memberikan bantuan.

Dedi Mulyadi menyalurkan bantuan berupa deposito senilai Rp50 juta melalui Bank BJB Bali. Dana tersebut sengaja disimpan dalam bentuk deposito agar tetap aman dan hanya dapat digunakan sebagai tabungan pendidikan Keysa pada masa mendatang.

Keputusan Dedi Mulyadi memberikan deposito pendidikan mendapat respons beragam dari warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai bermanfaat untuk masa depan Keysa, meski ada pula yang membandingkannya dengan bantuan yang pernah ia berikan pada kasus lain.

3. Kak Yoni Berikan Trauma Healing dan Santunan

Selebgram sekaligus konten kreator asal Bali, Kadek Indra Yoni atau Kak Yoni, juga bergerak cepat setelah video Keysa menjadi perhatian publik. Sebagai warga Bali, ia langsung mendatangi rumah duka untuk memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Tak hanya membawa santunan tunai dari kantong pribadi dan titipan para netizen, Kak Yoni juga berfokus memberikan trauma healing kepada Keysa. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak yang masih terpukul atas kepergian ayahnya.

Kehadiran Kak Yoni mendapat apresiasi dari ibu Keysa karena dinilai memberikan perhatian yang tulus. Selain membantu meringankan beban ekonomi keluarga, ia juga terus memberikan semangat agar Keysa tetap kuat dan melanjutkan pendidikan.

Latar Belakang Kasus

Kasus ini bermula ketika KD diduga tertangkap membawa dua ekor ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, pada Jumat (24/7/2026) dini hari. Warga yang telah lama resah karena maraknya pencurian ternak kemudian mengeroyok KD hingga tewas dan membakar sepeda motor yang digunakannya.

Belakangan diketahui, menurut pengakuan sang istri, KD nekat meninggalkan rumah untuk mencari uang biaya sekolah anak-anaknya yang mencapai Rp2,7 juta. Di sisi lain, kepolisian mengungkap KD juga merupakan residivis kasus pencurian dan sempat menjadi buronan dalam perkara pembobolan toko laptop dan konter telepon seluler.

Polres Tabanan kini telah menetapkan lima warga sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan tersebut. Sementara itu, perhatian publik tidak hanya tertuju pada proses hukum, tetapi juga pada masa depan Keysa yang mendadak kehilangan ayah dan menerima banyak dukungan dari berbagai pihak.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:06
02:17
05:19
22:13
07:00
05:33

Viral