- Instagram/@simboktukinil
Yanto Kucing Oren Peliharaan Simbok Tukinil yang Punya 250 Ribu Followers Mati, Begini Penyebabnya
Klaten, tvOnenews.com - Kabar duka datang dari seekor kucing oren bernama Yanto. Kreator konten asal Klaten, Jawa Tengah, Simbok Tukinil mengabarkan bahwa hewan peliharaannya telah mati.
Kabar kematian Yanto diunggah melalui Instagram milik Simbok Tukinil pada Rabu, 29 Juli 2026. Ia menyematkan foto kebersamaan dengan kucing oren peliharaannya berwarna hitam putih.
"Selamat jalan Yanto," tulis Simbok Tukinil dikutip tvOnenews.com dari Instagram pribadinya, Jumat (31/7/2026).
Ia juga menyematkan emoji bunga yang layu. Hal ini menunjukkan tanda telah ditinggal oleh kucing oren kesayangannya yang membuat pengikut Instagram Simbok Tukinil mencapai lebih dari Rp250 ribu followers.
Simbok Tukinil mempercayai setiap makhluk hidup pasti akan kembali kepada Sang Pencipta. Ia pun memastikan konten kebersamaannya dengan Yanto menjadi abadi.
"Setiap yang bernyawa pasti akan kembali. Selamat jalan Yanto. Kontenmu selalu dikenang," ucapnya.
Selain gambar hitam putih, Simbok Tukinil juga mengunggah video saat bermain dengan Yanto. Sayangnya kucing oren tersebut kini telah tiada.
Ia bahkan mengunggah video ketika Yanto telah mati. Isak tangis Simbok Tukinil pecah saat harus merelakan kucing kesayangannya pergi selamanya.
Dalam video yang viral, Mbok Tukinil menikmati kebersamaan terakhir kalinya bersama Yanto. Ia terlihat memangku tubuh kucing kesayangannya.
Kreator konten asal Klaten itu juga terus mengusap dan menyampaikan pesan terakhirnya. Hal ini membuat suasana semakin sedih karena Yanto tidak bergerak sama sekali.
"Rest In Peace le Yanto. Terima kasih telah menghibur banyak orang," katanya.
Penyebab Yanto Kucing Oren Peliharaan Simbok Tukinil Mati
- Instagram/@simboktukinil
Kematian Yanto masih menyisakan misteri. Pihak keluarga coba mengungkap penyebab kucing oren yang membuat followers Simbok Tukinil mencapai 256 orang.
Temon, perwakilan keluarga Simbok Tukinil mulanya menjelaskan kronologi kematian Yanto. Menurut pihak keluarga, kucing oren tersebut masih terlihat sehat pada Rabu malam.
Mbok Tukinil membenarkan bahwa kucing oren kesayangannya tidak menunjukkan gejala apa pun. Ia bahkan masih bermain dengan Yanto di momen tersebut.
"Untuk kronologinya, pada Rabu malam itu kondisi si Yanto masih sehat, masih dimandikan si mbok, dan tidak ada gejala apa pun," ungkap Temon.
Pada keesokan harinya, kata Temon, kondisi Yanto mendadak berubah drastis. Kucing oren tersebut ditemukan meninggal dunia di sebuah kebun milik tetangga.
Terkait penyebabnya, menurut Temon dan keluarga, kematian Yanto disebabkan dua faktor. Pertama, kucing oren kesayangan Simbok Tukinil diduga mengalami keracunan baik sengaja atau tidak sengaja.
"Faktor kedua itu ada virus. Kita enggak tahu virus apa karena tiba-tiba kok Yanto bisa mati dan terbujur kaku," lanjutnya.
Hingga ini penyebab kematian Yanto masih belum diketahui secara pasti. Dugaan pihak keluarga mengarah kucing oren yang menemani Simbok Tukinil mengalami keracunan.
Temon hanya berharap agar publik khususnya fans Yanto mendoakan Simbok Tukinil untuk selalu diberikan kesehatan. Kehilangan kucing oren itu tentu membuat kreator konten tersebut sedih.
"Terima kasih juga buat teman-teman yang sudah mendoakan Yanto," tukasnya.
Sebagaimana diketahui, Simbok Tukinil dikenal sebagai kreator konten asal Klaten. Ia kerap membagikan berbagai video kesehariannya bersama dua kucing kesayangannya bernama Yanto dan Bambang.
Sementara, Simbok Tukinil telah memelihara Yanto sejak 2023. Nama kucing oren kesayangannya tersebut berasal dari netizen yang merasa terhibur melihat kebersamaan sang kreator konten dengan hewan peliharaannya.
(hap)