- TikTok Radar Sumedang
Viral Video Ibu Hamil Muda 'Nyangkut' di Atas Pohon di Tengah Hutan, Warga Heboh Dugaan Kesurupan
tvOnenews.com - Sebuah video viral yang memperlihatkan seorang ibu hamil muda berada di atas pohon besar menghebohkan jagat media sosial.
Rekaman yang beredar melalui unggahan akun TikTok Radar Sumedang itu langsung menyita perhatian publik karena memperlihatkan kondisi korban yang berada di ketinggian dan disebut bertingkah di luar kebiasaan.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Dusun Salubejau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.
- TikTok Radar Sumedang
Warga setempat dibuat geger setelah seorang perempuan yang diketahui sedang hamil muda menghilang secara misterius dari rumahnya.
Menurut informasi yang beredar, perempuan tersebut meninggalkan rumah sekitar pukul 18.00 WITA atau menjelang waktu magrib tanpa memberi tahu anggota keluarganya.
Awalnya keluarga mengira korban hanya pergi sebentar. Namun hingga malam hari sekitar pukul 22.00 WITA, ia belum juga kembali.
Merasa khawatir dengan keberadaan korban, pihak keluarga kemudian meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian.
Sejumlah warga pun menyisir area permukiman hingga memasuki kawasan hutan yang berada tidak jauh dari desa.
Upaya pencarian itu akhirnya membuahkan hasil, tetapi pemandangan yang ditemukan justru membuat warga terkejut.
Korban diketahui berada jauh di dalam kawasan hutan dengan posisi berada di atas sebuah pohon besar yang menjulang tinggi.
Dalam video yang viral di media sosial, perempuan tersebut tampak bergelantungan di salah satu dahan pohon.
Bahkan pada beberapa momen, ia terlihat hanya berpegangan menggunakan satu tangan sehingga membuat warga yang menyaksikan proses evakuasi merasa ngeri.
Sejumlah warga yang berada di lokasi menyebut korban sempat bertingkah tidak biasa.
Ia dikabarkan melompat-lompat dan bergelantungan di atas pohon sehingga sebagian masyarakat menduga perempuan tersebut mengalami kesurupan. Namun hingga kini, dugaan tersebut belum dapat dipastikan secara medis maupun oleh pihak berwenang.
Karena korban sedang mengandung dan berada di posisi yang cukup berbahaya, proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati.
Warga bersama tokoh masyarakat berupaya menenangkan korban sambil membujuknya agar bersedia turun dari pohon.
Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, perempuan tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Korban kemudian dipulangkan ke rumah untuk kembali bersama keluarganya.