- Gambar ilustrasi AI
Viral Penjual Cilok Mirip Lionel Messi, Sosok “Bang Messi” Pelabuhanratu Jadi Sorotan Wisatawan
tvOnenews.com - Di tengah ramainya kawasan wisata Pantai Karanghawu hingga Pantai Istana Presiden di Pelabuhanratu, Sukabumi, seorang penjual cilok keliling mendadak mencuri perhatian.
Bukan karena membawa atribut sepak bola atau memiliki hubungan dengan klub ternama, melainkan karena wajahnya disebut-sebut memiliki kemiripan dengan megabintang Argentina, Lionel Messi.
Pria bernama Ece Andi itu kini lebih dikenal dengan julukan “Bang Messi”. Panggilan tersebut mulai melekat sekitar tiga tahun lalu setelah banyak wisatawan dan pelajar menilai wajahnya menyerupai kapten Timnas Argentina itu.
Sejak saat itu, sebutan “Cilok Bang Messi” kerap terdengar ketika ia berkeliling menjajakan dagangannya di kawasan wisata Pelabuhanratu.
Ece Andi merupakan pria berusia 46 tahun yang tinggal di Kampung Riung Tutut, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Selama sekitar enam tahun terakhir, ia menjalani pekerjaan sebagai penjual cilok keliling di sejumlah kawasan pantai.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, Ece menjual cilok buatannya sendiri dengan harga Rp1.000 per butir. Camilan berbahan dasar tepung aci itu disajikan bersama bumbu kacang dan menjadi salah satu jajanan yang cukup mudah ditemui di kawasan wisata tersebut.
Julukan Bang Messi Berawal dari Wisatawan dan Pelajar
Julukan Bang Messi disebut mulai populer sekitar tiga tahun lalu. Banyak pengunjung, terutama anak-anak sekolah dan wisatawan, lebih mudah mengenali Ece melalui panggilan tersebut daripada menggunakan nama aslinya.
Dalam sejumlah unggahan yang beredar di media sosial, sosok Ece terlihat tetap tersenyum ketika dipanggil Bang Messi. Ia disebut tidak merasa terganggu dengan julukan tersebut. Sebaliknya, perhatian yang datang dari para pengunjung justru dianggap sebagai hal yang menyenangkan.
Sejumlah wisatawan juga kerap merekam aktivitasnya ketika berjualan. Kemiripan wajah Ece dengan Lionel Messi kemudian menjadi bahan perbincangan dan membuat video tentang dirinya menyebar di berbagai platform media sosial.
Meski sempat viral, popularitas tersebut belum serta-merta membuat seluruh dagangannya habis diborong. Berdasarkan informasi yang beredar, belum ada peristiwa ketika pengunjung membeli seluruh cilok yang dijual hanya karena penasaran dengan sosok Bang Messi.
Namun, julukan itu membuat Ece semakin mudah dikenal. Bagi sebagian wisatawan, bertemu penjual cilok yang disebut mirip Lionel Messi menjadi pengalaman unik ketika berkunjung ke kawasan Pantai Karanghawu maupun Pantai Istana Presiden.
Naik Angkot Dua Kali demi Berjualan Cilok
Di balik viralnya sosok Bang Messi, terdapat rutinitas panjang yang dijalani Ece hampir setiap hari. Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui media sosial, ia berangkat dari rumahnya di Desa Tonjong menuju kawasan Pantai Karanghawu dengan menaiki angkutan umum sebanyak dua kali.
Setelah turun dari angkutan umum, perjalanan belum selesai. Ece masih harus berjalan kaki menyusuri kawasan wisata untuk menjajakan cilok hingga ke area Pantai Istana Presiden.
Rutinitas tersebut telah dijalani selama bertahun-tahun. Perjalanan jauh, panas matahari, dan kondisi ramai atau sepinya pengunjung menjadi bagian dari pekerjaan yang terus ia lakukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Seluruh cilok yang dijual merupakan hasil racikannya sendiri. Jika dagangannya habis, omzet yang diperoleh disebut dapat mencapai sekitar Rp200 ribu hingga Rp250 ribu dalam sehari.
Penghasilan dari berjualan cilok menjadi salah satu sumber utama untuk menghidupi keluarganya. Ece diketahui memiliki dua orang anak, dengan anak sulung yang masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar.
Meski kini dikenal sebagai Bang Messi, aktivitas sehari-harinya tidak banyak berubah. Ia tetap berkeliling dari satu kawasan pantai ke kawasan lainnya sambil membawa dagangan dan menawarkan cilok kepada wisatawan.
Viral hingga Bertemu Wakil Bupati Sukabumi
Popularitas Bang Messi juga membawanya pada pengalaman yang tidak biasa. Dalam informasi yang beredar, Ece sempat bertemu dengan Wakil Bupati Sukabumi, Andreas.
Pertemuan tersebut menjadi salah satu momen yang turut memperkuat popularitasnya. Dari sosok penjual cilok yang awalnya hanya dikenal oleh pengunjung sekitar, Bang Messi kemudian menjadi bagian dari cerita viral yang menarik perhatian lebih luas.
Kisah Ece menunjukkan bahwa daya tarik sebuah kawasan wisata tidak hanya berasal dari panorama alam atau fasilitas yang tersedia. Kehadiran tokoh-tokoh lokal dengan cerita sederhana juga dapat menciptakan pengalaman tersendiri bagi pengunjung.
Banyak wisatawan disebut menyapa, mengajak berfoto, atau mengabadikan momen bersama Bang Messi saat berkunjung ke Pantai Karanghawu dan Pantai Istana Presiden. Meski mendapat perhatian, Ece tetap menjalani pekerjaannya seperti biasa.
Di balik wajah yang disebut mirip Lionel Messi, terdapat kisah seorang penjual cilok yang setiap hari menempuh perjalanan panjang demi mencari nafkah. Julukan Bang Messi memang membuatnya viral, tetapi kerja keras dan ketekunannya menjadi cerita utama yang melekat di balik popularitas tersebut.
Bagi wisatawan yang datang ke Pelabuhanratu, menikmati cilok sambil bertemu Bang Messi kini menjadi pengalaman unik. Sementara bagi Ece, julukan itu hadir sebagai warna tersendiri di tengah perjuangannya berjualan dan menghidupi keluarga. (udn)