- Istimewa
Viral Diseruduk Babi Hutan yang Mengamuk, Warga di Kuningan Tersungkur hingga Celana Robek
Kuningan, tvOnenews.com - Sejumlah video memperlihatkan babi hutan mengamuk viral di media sosial. Peristiwa ini memakan seorang warga menjadi korban diseruduk hewan tersebut.
Dilihat tvOnenews.com dari video viral yang beredar, Selasa (4/8/2026), seekor babi hutan berukuran besar berwarna hitam tiba-tiba memasuki permukiman warga.
Babi hutan tersebut tanpa butuh waktu lama langsung menyeruduk seorang pemuda bernama Anasikin (22). Kejadian ini terjadi di sebuah gang sempit di Kuningan.
Dalam video yang merebak di media sosial, pemuda tersebut terekam telah diseruduk oleh babi hutan berwarnah itam itu. Ia sampai tersungkur hingga celana hitam dikenakan olehnya robek.
"Siapa yang bawa babi? Itu babi besar sekali," ucap seorang perempuan sebagai perekam dalam video viral.
Sejumlah warga tampak langsung berusaha menolong korban karena berteriak meminta tolong. Mereka mengarahkan besi panjang ke arah badan babi tersebut.
Besi panjang itu beruntungnya berhasil menahan babi tersebut. Hal ini membuat hewan hutan itu melepaskan taring tajam yang sempat menusuk kaki Anas.
Selepas itu, warga berusaha mengikat sambil mengarak babi tersebut menggunakan kayu. Tujuannya untuk diletakkan di sebuah bambu panjang sambil ditonton puluhan warga desa.
Di balik itu, peristiwa babi menyerang warga terjadi di Blok Jati, Dusun Pahing, Desa Subang, Kuningan, Jawa Barat. Kejadian ini berlangsungg pada Minggu (2/8/2026), sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa ini terungkap setelah warga yang berada di lokasi panik hingga mengirimkan video penangkapan tersebut ke ruang publik. Alhasil, rekaman itu viral di media sosial.
Kejadian ini dibenarkan oleh Perangkat Desa Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Desa Subang, Sujana. Peristiwa diseruduk babi hutan membuat warga sekitar ramai dan panik di lokasi.
"Babi itu asalnya dari hutan karena ingin diburu," ujar Sujana, Selasa (4/8/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima, awal mula kejadian ini terjadi saat dua ekor babi hutan sedang diburu tim pemburu. Peristiwa ini berlangsung di area hutan utara Desa Subang.
Seekor babi melarikan diri ke arah selatan sebagai tempat permukiman warga. Adapun satu babi lainnya pilih lari ke area hutan.
"Dari sebelah utaranya diburu, jadi emang ke mana lagi kalau lari ya sudah dikejar sampai ke permukiman karena dia lari," terangnya.
Babi hutan yang lari ke arah selatan kebetulan bertemu sebuah jalan besar. Hal ini menjadi cikal bakal hewan tersebut memasuki gang sempit.
Anas melihat babi hutan yang datang tersebut sudah dalam kondisi panik. Pemuda itu berusaha untuk mencegah dan melawan agar tidak berkeliaran di area gang lain yang kebetulan sedang ramai anak-anak.
Kekuatan dan serangan babi hutan itu justru lebih kuat. Hal ini membuat Anas tersungkur hingga kakinya terluka akibat terkena taring panjang dan digigit hewan liar itu.
Warga lain melihat kondisi Anas sudah tidak berdaya. Mereka coba menghentikan babi yang sudah dalam kondisi stres. Alih-alih mudah, kondisi gang yang sempit membuat korban sulit melepas dari serudukan babi itu.
"Itu melumpuhkannya pakai linggis. Belakang badannya ditusuk pakai linggis. Karena ditusuk, si linggis tidak bisa lepas. Si babi langsung ditimpuk pakai cobek, mutu, pot kembang biar biar lepas dari Anas," tukasnya.
(hap)