- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @ruben_onsu
Trauma Usai Cerai dari Sarwendah, Ruben Onsu Akui Belum Mau Menikah Lagi: Untuk Hati Belum
tvOnenews.com - Ruben Onsu mengungkapkan bahwa dirinya belum memiliki keinginan untuk kembali menikah setelah rumah tangganya bersama Sarwendah berakhir pada 2024.
Menjalani pernikahan selama sekitar 11 tahun membuat Ruben mengaku mendapatkan banyak pelajaran.
Pengalaman tersebut pula yang membuat presenter itu tidak ingin terburu-buru membuka hati dan membangun rumah tangga baru.
Pernyataan tersebut disampaikan Ruben saat berbincang dengan Lesti Kejora dalam tayangan YouTube Leslar Entertainment.
Ketika ditanya mengenai rencana menikah kembali, Ruben memberikan jawaban tegas. Untuk saat ini, ia mengaku belum siap menjalani pernikahan baru.
"Aku sekarang enggak, maksudnya belum mau menikah lagi," ungkap Ruben.
Ruben tidak menampik bahwa pengalaman rumah tangganya menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum mengambil keputusan untuk kembali menikah.
Menurutnya, pernikahan bukan sesuatu yang seharusnya dijalani hanya karena seseorang ingin memiliki pasangan.
Ada kesiapan yang harus dimiliki sebelum seseorang memutuskan membangun kehidupan bersama orang lain.
Ruben pun merasa tidak berada di posisi untuk banyak berbicara mengenai pernikahan karena dirinya sendiri mengakui pernah gagal mempertahankan rumah tangga.
"Jadi memang menikah itu ketika loe sudah siap. Kalau gue ngomongin pernikahan kurang pantas, karena gue sendiri gagal. Namun, yang saya pelajari dari kegagalan itu adalah bla bla bla jadi gitu," tambahnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ruben kini lebih berhati-hati dalam melihat sebuah hubungan.
Ia tidak ingin mengulangi kesalahan atau mengambil keputusan besar ketika dirinya sendiri belum benar-benar siap.
Di tengah konflik yang masih menjadi perhatian publik, Ruben juga menyinggung bagaimana persoalan masa lalu dapat terus membebani seseorang apabila tidak segera diselesaikan.
Ia mengatakan bahwa seseorang mungkin sudah berusaha memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Namun, apabila masa lalu terus dibicarakan, sebuah persoalan bisa terasa tidak pernah benar-benar selesai.
"Namun, ketika kita berusaha menjadi yang terbaik, memperbaiki diri tetapi masih membahas masa lalu, lama-lama enggak akan selesai. Jadi, problem hidup datang dari mana saja, enggak hanya dari kanan kiri, ternyata depan belakang, atas bawah," tuturnya.