news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral Pernikahan Sultan dengan Seserahan Ekskavator hingga Mobil Rubicon.
Sumber :
  • Instagram @wanmediaphotography

Viral Pernikahan Sultan dengan Mahar Ekskavator hingga Mobil Rubicon, Apa Pekerjaan Pengantin Pria?

Pernikahan Rico dan Laella viral karena mahar ekskavator hingga mobil mewah senilai miliaran rupiah. Terungkap pekerjaan dan sumber kekayaan pengantin pria.
Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:25 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pernikahan Rico Putra Roberto Syah dan Laella Nur Fadhilah di Grobogan, Jawa Tengah, mendadak menjadi perhatian publik. 

Bukan hanya karena pesta pernikahan yang berlangsung meriah, tetapi juga karena deretan mahar dan seserahan yang diberikan Rico kepada sang istri terbilang tidak biasa.

Jika umumnya seserahan pernikahan berupa perhiasan, kendaraan, atau perlengkapan rumah tangga, Rico justru membawa satu unit ekskavator ke rumah calon istrinya.

Tak hanya alat berat, rombongan seserahan itu juga membawa mobil dan sepeda motor bernilai ratusan juta rupiah.

Kendaraan-kendaraan tersebut diangkut menggunakan truk towing menuju lokasi pernikahan di Dusun Larangan, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan.

Pernikahan Rico dan Laella digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Video iring-iringan seserahan kemudian tersebar luas di media sosial dan membuat banyak warganet penasaran dengan sosok pengantin pria di balik pernikahan yang disebut bak "sultan" tersebut.

Siapa Rico Putra Roberto Syah?

Rico Putra Roberto Syah merupakan pria asal Grobogan yang menikahi Laella Nur Fadhilah, perempuan berusia 20 tahun asal Dusun Larangan, Ketro, Karangrayung.

Rico diketahui berusia 23 tahun. Di usia yang masih relatif muda, ia telah menjalankan bisnis penyewaan alat berat.

Bisnis tersebut bukan sekadar usaha yang baru dimulai menjelang pernikahannya. Rico mengungkapkan bahwa dirinya mulai terjun ke dunia alat berat setelah lulus SMA.

Ia mulai menjalankan usaha tersebut sekitar 2022. Pada awalnya, Rico belum memiliki alat berat sendiri. Ia memanfaatkan alat milik temannya untuk kemudian disewakan kepada pihak yang membutuhkan.

Dari pengalaman tersebut, Rico kemudian mulai berpikir untuk memiliki unit alat berat sendiri.

Perjalanan bisnis Rico tidak lepas dari dukungan keluarganya. Orang tua Rico diketahui berkecimpung di bidang kontraktor.

Pada 2023, Rico mendapatkan modal dari orang tuanya untuk membeli alat berat pertamanya. Setelah usaha berjalan dan menghasilkan keuntungan, ia kembali menambah unit.

Rico mengatakan alat berat berikutnya berhasil dibeli pada 2024, sekitar satu setengah tahun setelah pembelian unit pertamanya.

Dari sinilah bisnis rental alat berat miliknya berkembang.

Rico tidak hanya menyewakan alat berat untuk pekerjaan di sekitar Grobogan. Unit yang dimilikinya juga digunakan untuk berbagai pekerjaan hingga ke luar daerah.

Menurut pengakuannya, alat berat tersebut biasa digunakan untuk menggali kolam, membuat talud, maupun pekerjaan proyek lainnya. Bahkan, ada unit yang saat ini sedang digunakan di Kendal.

Berapa Penghasilan Rico dari Bisnis Alat Berat?

Bisnis penyewaan alat berat ternyata memberikan pemasukan yang cukup besar bagi Rico.

Ia mengungkapkan keuntungan bersih dari satu unit alat berat dapat mencapai sekitar Rp1 juta per hari, tergantung pemakaian dan proyek yang dikerjakan.

Model bisnis seperti ini membuat alat berat bukan hanya menjadi aset, tetapi juga sumber pendapatan ketika sedang disewakan.

Hal tersebut pula yang kemudian menjadi alasan Rico memilih ekskavator sebagai salah satu mahar pernikahannya.

Kenapa Rico Memberikan Ekskavator sebagai Mahar?

Pemberian ekskavator sebagai mahar menjadi bagian paling menarik dari pernikahan Rico dan Laella.

Rico mengaku sengaja memilih alat berat karena ingin memberikan sesuatu yang berbeda.

Menurutnya, mobil sebagai mahar sudah cukup umum sehingga ia mencari sesuatu yang lebih unik sekaligus berkaitan langsung dengan pekerjaannya.

Keputusan tersebut juga memiliki pertimbangan bisnis. Karena Rico memang bergerak dalam usaha rental alat berat, ekskavator yang diberikan kepada Laella nantinya tidak hanya menjadi simbol pernikahan.

Alat tersebut direncanakan tetap menghasilkan pemasukan dengan cara disewakan.

"Mahar ini sebagai simbol menghargai dan mampu menghidupinya, sebagai tanda rasa kasih sayang," kata Rico.

"Ekskavator itu disewakan, pendapatan itu buat istri nanti," tambahnya.

Dengan kata lain, ekskavator tersebut diposisikan sebagai aset produktif untuk sang istri.

Rico juga membeberkan sejumlah barang yang diberikan sebagai mahar dan seserahan.

Menurut keterangannya, nilai alat berat, mobil, dan sepeda motor mencapai sekitar Rp1,5 miliar.

Jika ditambah perabotan rumah tangga, elektronik, mebel, serta barang lainnya, total nilai mahar dan seserahan diperkirakan sekitar Rp2 miliar.

Berikut sejumlah barang utama yang diberikan:

- Ekskavator XE60GA: sekitar Rp400 juta

- GWM Tank: sekitar Rp700-800 juta

- Honda Brio: sekitar Rp220 juta

- Yamaha YZ: sekitar Rp108 juta

- Vespa Primavera: sekitar Rp65 juta

- Uang tunai: sekitar Rp2 juta lebih, disesuaikan dengan tanggal pernikahan

- Perabotan dan perlengkapan rumah tangga: termasuk mesin cuci, kulkas, mebel dan berbagai kebutuhan rumah.

Rico sendiri menyebut keseluruhan mahar dan seserahan berada di kisaran Rp2 miliar.

Angka tersebut perlu dibedakan dengan perkiraan yang sebelumnya beredar di media sosial.

Sebagian warganet melakukan kalkulasi sendiri dan memperkirakan nilai kendaraan serta alat berat dapat mencapai angka lebih tinggi.

Namun, angka yang disampaikan langsung oleh Rico adalah sekitar Rp2 miliar untuk keseluruhan mahar dan seserahan.

Selain ekskavator, kendaraan yang menjadi bagian dari mahar juga mencuri perhatian.

Salah satunya adalah GWM Tank. Model GWM Tank 300 Diesel di Indonesia saat ini memang berada di kisaran Rp600-700 jutaan, tergantung varian.

Situs resmi GWM Indonesia mencantumkan Tank 300 Diesel 4x4 seharga sekitar Rp679 juta, sementara varian lainnya memiliki harga berbeda.

Angka tersebut cukup mendekati kisaran Rp700-800 juta yang disebut Rico untuk kendaraan yang diberikan kepada Laella.

Selain GWM Tank, terdapat Honda Brio serta dua sepeda motor, yakni Yamaha YZ dan Vespa Primavera.

Kendaraan-kendaraan tersebut kemudian dibawa menuju rumah mempelai wanita menggunakan armada towing. Iring-iringan inilah yang akhirnya menjadi salah satu penyebab pernikahan Rico dan Laella viral di media sosial.

Uniknya lagi, dua mobil tersebut menggunakan pelat nomor temporer yang dibuat khusus untuk keperluan simbolis.

Mobil GWM menggunakan tulisan K 121 CO, sedangkan Honda Brio menggunakan K 333 LA.

Rico menjelaskan pelat tersebut bukan pelat nomor kendaraan resmi. Tulisan tersebut sengaja dibuat agar menyerupai nama mereka, yakni Rico dan Ela.

Ada alasan lain yang membuat mahar ekskavator tersebut menarik.

Alat berat itu tidak hanya dipajang sebagai simbol kemewahan pernikahan. Laella berencana menyewakannya agar menghasilkan pendapatan.

Rencana tersebut membuat pemberian mahar ekskavator memiliki fungsi ekonomi jangka panjang.

Alih-alih hanya menjadi barang bernilai tinggi yang tersimpan di rumah, aset tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan pemasukan apabila dikelola dan disewakan secara konsisten.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:23
06:18
05:01
02:58
01:25
30:09

Viral