news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret AI - Video promosi brand minuman keras merek Newport diduga menggunakan tantangan hafalan Surat Ad-Dhuha viral.
Sumber :
  • Istimewa

Dugaan Promosi Miras Newport Pakai Challenge Hafal Ayat Al-Quran Viral, LPPOM MUI Ingatkan Kadar Alkohol Berkategori Khamr

LPPOM MUI menyebut jika minuman keras (miras) beralkohol merek Newport yang viral diduga promosi pakai tantangan Surat Ad-Dhuha lebih 0,5 persen dinilai haram.
Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menyoroti video viral promosi minuman keras (miras) dari merek Newport.

LPPOM MUI mengetahui video dugaan promosi miras bermerek Newport viral. Hal ini tak lepas dari suara di booth Newport melakukan challenge membaca hafalan ayat Al-Quran berupa Surat Ad-Dhuha.

Challenge membaca hafalan Surat Ad-Dhuha tersebut sebagai upaya pengunjung mendapatkan sebotol miras bermerek Newport. Video tersebut langsung menuai kecaman publik lantaran dinilai adanya dugaan penistaan agama.

Direktur Utama LPPOM MUI, Muti Arintawati mengimbau masyarakat khususnya yang terpukau pada promosi atau viralitas suatu produk. Setidaknya mereka memperhatikan aspek kehalalan sebelum mengonsumsi dari produk miras tertentu.

"Masyarakat perlu memahami bahwa agama Islam mempunyai ketentuan yang jelas mengenai kandungan minuman yang diharamkan," ujar Muti saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (11/8/2026).

Apakah Minuman Newport yang Viral usai Dugaan Tantangan Hafalan Al-Quran Masuk Khamr?

Booth miras Newport
Sumber :
  • Instagram @newport.tanpabatas

Newport sendiri merupakan salah satu merek minuman beralkohol. Merek ini telah beredar di Indonesia dan tergabung di bawah naungan Orang Tua atau OT Group.

Salah satu produk ternama dari Newport adalah Newport Passion Blue. Kategori minuman beralkohol ini termasuk golongan C dan memiliki kadar alkohol sekitar 19-19,7 persen.

Selain itu, ada beberapa nama produk Newport yang terkenal lainnya, di antaranya Newport Gold hingga Newport Black Iced Tea.

Muti mengacu dari syariat agama Islam. Jika mengarah pada ketentuan tersebut, jenis minuman keras seperti bir, wine, wiski, dan sebagainya masuk kategori khamr karena sifatnya memabukkan.

"Kandungan alkoholnya tinggi bisa menyentuh 19,7 persen. Ini melampaui minuman beralkohol seperti bir yang kalau kita cek di supermarket, kadarnya kurang dari lima persen," terangnya.

Mengacu dari Fatwa MUI Nomor 10 Tahun 2018 tentang Produk Makanan dan Minuman yang Mengandung Alkohol atau Etanol, ketetapan minuman mengandung alkohol atau etanol (C₂H₅OH) yang melebihi 0,5 persen. Artinya, minuman tersebut masuk golongan khamr.

"Jika informasi kandungan alkoholnya sekitar 19,7 persen tersebut benar, maka angkanya sudah sangat jauh di atas ambang batas 0,5 persen yang sebagaimana aturannya telah ditetapkan dalam Fatwa MUI Nomor 10 Tahun 2018," jelasnya.

Sebelumnya, video challenge membaca Surat Ad-Dhuha viral di media sosial. Kehebohan terjadi tak lepas dari unggahan akun Threads @JARRKOJARR yang berbagi pengalaman menghadiri festival musik The Sounds Project.

Festival musik tersebut berlangsung di Ancol, Jakarta Utara selama tiga hari, tepatnya dari tanggal 7-9 Agustus 2026. Dalam unggahan itu, sebuah booth produk minuman beralkohol tampak menggelar challenge yang berhasil menarik banyak pengunjung.

MC dari booth produk minuman beralkohol tersebut membuat tantangan diduga berkaitan dengan hafalan Surat Ad-Dhuha. Pengunjung yang bisa melantunkan Ayat Suci Al-Quran tersebut akan mendapat imbalan berupa produk minuman beralkohol tersebut.

Video tersebut dengan cepat merebak luas di media sosial. Penggunaan Ayat Suci Al-Quran dikaitkan dengan challenge mendapatkan minuman beralkohol dinilai adanya dugaan unsur penistaan agama.

MC Booth Brand Miras Newport Minta Maaf

MC berinisial Ega bertugas di booth tersebut langsung mengklarifikasi video viral tersebut. Dalam pernyataan resminya, ia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Ia menjelaskan kronologi sebenarnya. Hal ini terjadi saat jeda acara yang membuat dirinya berinteraksi dengan para pengunjung. Di tengah itu, ada audiens memakai pakaian putih mengambil alih microfon miliknya.

"Audiens tersebut langsung memberikan sayembara melafalkan salah satu surat kepada pengunjung lain dengan imbalan yang ditawarkan oleh audience tersebut," katanya.

(hap)

 
 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:19
01:38
01:32
04:35
04:23
06:18

Viral