news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret bayi perempuan diberi nama Gempita saat lahir dalam ambulans di tengah guncangan gempa bumi Magnitudo 7,7 di Pulau Flores, NTT.
Sumber :
  • Facebook/Nia Nalle

Dramatis! Saat Gempa M 7,7 Flores NTT, Bayi Perempuan di Paga Sikka Diberi Nama 'Gempita' usai Lahir dalam Ambulans

Seorang bayi di Paga, Sikka, NTT diberi nama Agustin Gempita Aurora karena sang ibu lahir di tengah guncangan gempa bumi Magnitudo 7,7 menerpa Pulau Flores.
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:52 WIB
Reporter:
Editor :

Sikka, tvOnenews.com - Seorang bayi perempuan diberi nama "Gempita" viral di media sosial. Ia dilahirkan oleh sang ibu bernama, Agnes Afrida di tengah guncangan gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi.

Kisah bayi perempuan bernama Gempita saat lahir di tengah gempa Flores mencuri perhatian publik. Momen ini terungkap setelah sejumlah video termasuk diunggah melalui akun Facebook Nia Nalle.

Dalam unggahan tersebut, seorang pria merekam situasi Agnes setelah melahirkan dalam ambulans di tengah guncangan gempa bumi. Bayi perempuan bernama Gempita digendong oleh seorang bidan.

Kata pria tersebut, bayi perempuan tersebut langsung diberi nama Agustin Gempita Aurora. Alasan bayi itu memiliki panggilan "Gempita" lataran lahir di tengah suasana gempa bumi magnitudo (M) 7,7 mengguncang Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

"Ini bayi saat gempa langsung diberi nama Gempita," ujar pria tersebut.

Dalam video yang beredar, sang ibu dari bayi perempuan tersebut masih terbaring lemah di dalam ambulans. Sementara, beberapa bidan, perawat hingga sopir ambulans berada di luar sambil memantau situasi dan kondisi kesehatan keduanya.

Bayi tersebut tampak sehat saat digendong oleh ibu bidan. Pria yang merekam video pun memuji para bidan telah membuat Agnes melahirkan Gempita dengan lancar.

Diketahui, bayi perempuan bernama Gempita itu lahir di tengah kepanikan saat gempa bumi mengguncang Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pagi.

Sebelumnya, Agnes Afrida, ibu hamil asal Desa Lenandareta, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka sempat harus menjalani proses persalinan. Situasi darurat mendadak menerpanya karena gempa datang saat di dalam Puskesmas Paga.

Agnes sendiri telah memasuki fase inpartu atau pembukaan lengkap. Hal ini mendorong sejumlah tenaga kesehatan (nakes) langsung mengevakuasi ibu hamil itu keluar dari puskesmas.

Proses evakuasi berlangsung hati-hati. Selain di tengah fase inpartu, mereka juga berusaha menghindari risiko kerusakan bangunan hingga terjadinya gempa susulan.

Kemudian Agnes langsung diboyong menuju halaman Taman Kanak-Kanak (TK) Poli Pawe Alvarez Paga. Letaknya masih terhitung dekat dari puskesmas.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral