- Thread @kak_iman
Kebaikan di Tengah Bencana, Pemilik Toko di NTT Viral Usai Gratiskan Susu hingga Popok Bayi untuk Korban Gempa
Kondisi tersebut menjadi alasan Nurdin memilih memanfaatkan apa yang masih tersedia di tokonya untuk membantu warga.
Keputusan itu juga menunjukkan bahwa bantuan dalam situasi bencana tidak selalu datang dalam bentuk paket besar dari lembaga resmi.
Masyarakat yang memiliki sumber daya di sekitar lokasi bencana juga dapat membantu memenuhi kebutuhan paling mendesak di lingkungannya.
Hal yang membuat aksi Nurdin semakin mendapat perhatian adalah keputusannya untuk tidak menjadikan situasi bencana sebagai kesempatan mencari keuntungan.
Ia bahkan menyebut penjualan rokok dihentikan agar sumber daya yang tersedia dapat diprioritaskan bagi kebutuhan masyarakat.
“Bukan saya mau cari untung, tidak, tapi untuk melayani yang memang membutuhkan. Terutama yang sudah saya arahkan. Rokok tidak ada yang dijual biar uang bisa disalurkan,” ungkap Nurdin.
Kebutuhan bayi menjadi salah satu perhatian utama dalam aksi sosial tersebut.
Susu dan popok atau pampers termasuk barang yang disiapkan untuk masyarakat yang membutuhkan.
Barang-barang tersebut menjadi penting karena keluarga dengan bayi tetap membutuhkan perlengkapan khusus meskipun sedang berada dalam situasi darurat.
Dalam kondisi bencana, kebutuhan seperti makanan, air minum, perlengkapan bayi, obat-obatan, dan kebutuhan kebersihan menjadi bagian penting dari bantuan kemanusiaan.
Apa yang dilakukan Nurdin setidaknya membantu warga di sekitar tokonya mendapatkan sebagian kebutuhan tersebut tanpa harus memikirkan biaya.
Bantuan yang diberikan Nurdin ternyata tidak hanya berupa barang.
Ia juga mengatakan menyediakan layanan penarikan uang di cabang tokonya yang lain. Layanan tersebut diberikan karena ada warga yang membutuhkan akses terhadap uang tunai di tengah kondisi pascabencana.
“Kami masih melayani penarikan uang di cabang satunya, itu khusus penarikan uang untuk yang butuh dan karena itu permintaan masyarakat,” sambungnya.
Langkah ini menjadi penting karena bencana dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
Dengan menyediakan layanan tersebut, Nurdin tidak hanya membantu kebutuhan logistik, tetapi juga mencoba memastikan warga tetap dapat mengakses dana yang mereka perlukan.
Kebaikan Nurdin juga mendapat kesaksian dari warganet yang mengaku berada di lokasi.