- Istimewa - Pixabay/Doodleroy
Apa Itu THC Liquid? Kandungan pada Vape Milik Artis Inisial EJR yang Diduga Bikin Korban Hilang Kesadaran hingga Dilecehkan
CDC juga menjelaskan bahwa cannabis dapat memperlambat kemampuan bereaksi dan mengambil keputusan, mengganggu koordinasi, serta mengubah persepsi.
Karena efeknya terhadap koordinasi dan kemampuan mengambil keputusan, seseorang yang berada di bawah pengaruh THC dapat mengalami penurunan kemampuan melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi dan kontrol tubuh.
Vape tidak selalu berarti mengandung nikotin. Perangkat rokok elektrik dapat digunakan untuk berbagai jenis cairan, termasuk produk yang mengandung senyawa lain.
Perbedaan pentingnya terletak pada kandungan cairan yang diuapkan.
Vape nikotin terutama mengantarkan nikotin ke tubuh, sedangkan produk vape berbasis THC mengandung senyawa psikoaktif dari cannabis.
Karena itu, istilah "vape" saja tidak cukup untuk mengetahui efek yang akan ditimbulkan. Kandungan di dalam liquid menjadi faktor penting.
Dalam kasus yang tengah viral, pemilik akun @ajsbsbwas mengklaim dirinya tidak mengetahui bahwa vape yang digunakan disebut mengandung THC.
Dalam utasnya, pemilik akun mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika dirinya pergi bersama EJR dan seorang teman berinisial NB ke kawasan Senayan sekitar pukul 20.00 WIB.
Setelah itu, mereka disebut menuju kediaman EJR di kawasan Pondok Indah.
Menurut pengakuannya, EJR sempat mengatakan akan mengantarkannya pulang. Namun, ia kemudian mengklaim diarahkan untuk menghirup asap vape beberapa kali.
"Pelaku meniupkan asap vape berulang kali ke arah mulut saya dan menyuruh saya untuk menghirupnya sampai saya batuk-batuk yang pada saat itu saya tidak tau bahwa vape tersebut mengandung THC," tulisnya.
Pemilik akun kemudian mengaku mengalami perubahan kondisi tubuh yang cukup drastis.
Ia menggambarkan tubuhnya terasa sangat lemas, sulit digerakkan, mata sulit dibuka, hingga kesulitan berjalan.
"Saya kehilangan kendali atas diri saya sendiri. Saya tidak bisa merasakan badan saya. Mata saya sangat sulit dibuka," tulisnya dalam utas tersebut.
Klaim tersebut menjadi bagian penting dari cerita yang kemudian dikaitkan pemilik akun dengan dugaan pelecehan seksual.
Namun, perlu dibedakan antara efek THC secara medis secara umum dan klaim bahwa kondisi yang dialami seseorang dalam kasus tertentu pasti disebabkan oleh THC. Hal tersebut membutuhkan pemeriksaan dan bukti medis maupun toksikologi.