- Instagram/@anteaturk
Mengenal Antea Putri Turk, Cicit Ponakan WR Soepratman yang Viral Bawakan Lagu 'Indonesia Raya' Versi Tahun 1928
Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Antea Putri Turk belakangan ini mendadak viral di media sosial. Perhatian publik tak lepas dari cicit ponakan pencipta lagu kebangsaan Indonesia, Wage Rudolf Soepratman (WR Soepratman) membawakan lagu "Indonesia Raya" di momen HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam video yang viral, Antea Putri Turk membawakan kembali lagu "Indonesia Raya". Namun ia lebih mengacu pada format historis yang paling mendekati aslinya saat diperkenalkan WR Soepratman dalam Kongres Pemuda II di Batavia pada 28 Oktober 1928.
Lagu Indonesia Raya sebelumnya sudah lebih dulu direkam di Studio Yo Kim Tjan di Batavia pada 1927. Adapun versi asli lagu kebangsaan Indonesia meliputi tiga stanza dan lirik maupun melodinya berbeda dari lagu yang dinyanyikan saat ini.
Perubahan lagu Indonesia Raya berlangsung beberapa kali termasuk oleh Panitia Lagu Kebangsaan yang dibentuk pada 1944. Hal ini membuat lagu kebangsaan Indonesia cukup satu stanza.
Di balik keterampilannya yang hampir membawakan lagu Indonesia Raya merujuk rekaman WR Soepratman, Antea Turk pernah memperkenalkan dirinya sebagai cicit ponakan dari WR Soepratman.
Profil Antea Putri Turk
- Instagram/@anteaturk
Antea Putri Turk merupakan musisi muda lahir pada 20 Desember 2008. Ia dikenal sebagai gadis berdarah Indonesia-Krosia yang menggeluti profesi penyanyi, pencipta lagu, pemain biola, piano, dan gitar sejak berusia 5 tahun.
Dari keterampilannya, banyak melodi lagu berhasil diciptakan olehnya, mulai dari Indonesia Tjantik hingga lagu Indonesia Raya karya langsung dari WR Soepratman.
Ia juga merupakan wanita segudang prestasi internasional. Tak ayal, ia dikenal sebagai soeprano solist TRCC hingga penyabet rekot MURI.
Silsilah Keluarga Antea Putri Turk
Mengacu dari berbagai sumber, Antea Putri Turk adalah putri kedua dari Dario Turk dan Endang Wahyuningsih Josoprawiro. Pada tahun lalu, pihak keluarga membantah Antea Putri cicit langsung dari WR Soepratman.
Keluarga dan ahli waris WR Soepratman menjelaskan bahwa Ngadini Supratini merupakan kakak kelima sang maestro yang memiliki tiga orang anak, di antaranya Mardinah, Marjono, dan Marsiah.
Antea Turk sendiri disebut keturunan dari Marjono meskipun jaraknya sudah jauh di bawah. Dalam hal ini, sang ibu merupakan cucu Ngadini Supratini, kakak kandung WR Soepratman.