- Istimewa
Waduh! Viral Jukir di Kawasan Wisata Dieng Maksa Palak Rp10 Ribu ke Wisatawan, Padahal Mobil Cuma Putar Balik
Banjarnegara, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan seorang juru parkir (jukir) dan wisatawan lokal berdebat viral di media sosial. Lokasi perdebatan tersebut terjadi di area tempat wisata di kawasan Dieng, Kabupaten Banjarnegara.
Dilihat tvOnenews.com dari video yang viral di media sosial, Jumat (21/8/2026), mulanya sebuah rekaman menunjukkan seorang wisatawan membawa rombongan warga lokal di area wisata Candi Arjuna Dieng.
Di tengah-tengah itu, mereka tampak dihampiri oleh seorang jukir. Jukir tersebut mendesak agar mereka membayar uang parkir sebesar Rp10 ribu.
"Parkir itu mas," kata jukir dalam video tersebut.
Pada saat itu mereka ingin memasuki kawasan Candi Arjuna. Namun mereka membatalkan rencananya untuk berkunjung ke wisata tersebut karena tempat masuknya terhitung sempit.
Mereka pun memutuskan untuk mencari lahan luas sebagai kebutuhan memudahkan mobil untuk putar balik agar bisa keluar. Ketika keluar area wisata, mereka pun dipalak dan langsung menolak dengan alasan menumpang untuk manuver mobil.
Ketegangan terjadi saat jukir tersebut kembali memaksa agar wisatawan lokal itu membayar uang parkir. Berdasarkan pengakuan dari korban, mereka diduga diintimidasi hingga disebut "maling".
Reaksi Dishub Kabupaten Banjarnegara
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banjarnegara langsung bereaksi terkait video viral tersebut. Pihak Dishub pun bergerak cepat menindaklanjuti layanan perparkiran di kawasan Kompleks Candi Arjuna, Dieng.
Kepala Dishub Banjarnegara, Yusuf Winarsono mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi titik parkir dalam video viral tersebut. Sebagai langkah tegasnya, pihaknya menerbitkan surat teguran kepada jukir yang bersangkutan.
"Terkait dengan adanya pemberitaan di media sosial, khususnya untuk layanan perparkiran di Kompleks Candi Arjuna, kami dari Dinas Perhubungan Kabupaten Banjarnegara sudah datang ke lokasi dan menindaklanjuti dengan mengeluarkan surat teguran tertulis kepada pengelola dan juga juru parkir yang ada di sana," ujar Yusuf.
Lanjut Yusuf, jukir yang terlibat dalam video viral tersebut merupakan petugas resmi. Jukir itu juga tercatat dalam Dishub Banjarnegara.
"Ke depannya, harapannya para juru parkir yang ada di sana bisa memberikan layanan yang lebih santun, sopan, tertib, serta dapat menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna parkir," jelasnya.
Yusuf mewakili Dishub Banjarnegara juga mengapresiasi publik termasuk para wisatawan. Peristiwa yang terjadi menjadi acuan meningkatkan pelayanan publik di kawasan wisata Dieng.
"Kami berterima kasih kepada masyarakat dan para pengguna parkir. Manakala ada hal-hal yang dirasa tidak berkenan, segera laporkan, kami siap menindaklanjuti demi kenyamanan bersama," tukasnya.
(hap)