- Julio Trisaputra-tvOne
Geger Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Telan Emas Batangan 50 Gram
tvOnenews.com – Jika biasanya benda yang tertelan anak berukuran kecil seperti koin atau kelereng, seorang bocah perempuan berusia lima tahun di China justru nekat menelan sebatang emas murni seberat 50 gram dengan panjang 4,5 sentimeter.
Dilansir dari South China Morning Post, peristiwa menegangkan itu ditangani oleh Rumah Sakit Anak Beijing setelah korban tak sengaja menelan emas batangan saat bermain di rumahnya.
Kondisi Kritis dan Penanganan Darurat Medis
- Gambar ilustrasi AI
Hasil pemeriksaan sinar-X memperlihatkan logam mulia berukuran cukup besar tersebut tersangkut tepat di rongga lambung korban.
Kondisi balita tersebut sempat dinyatakan kritis mengingat bobot dan kerasnya permukaan emas yang berisiko tinggi menggores organ dalam, memicu pendarahan hebat, hingga perforasi (kebocoran) saluran pencernaan.
Sempat berpindah dari beberapa klinik yang minim fasilitas endoskopi, tim dokter RS Anak Beijing akhirnya mengambil tindakan cepat.
Tanpa harus melakukan pembedahan besar, dokter dengan cermat menjepit emas batangan tersebut menggunakan alat snare dan menariknya keluar secara stabil hanya dalam hitungan menit.
Kondisi sang bocah dilaporkan telah pulih total dengan tanda-tanda vital yang kembali stabil.
Sorotan Netizen dan Peringatan Dokter
Insiden tak biasa ini mendadak viral dan memicu beragam respons menggelitik dari netizen media sosial.
Banyak yang menyentil tingkat kekayaan keluarga korban hingga dikaitkan dengan istilah populer di China, yaitu "binatang pemangsa emas"—slang bagi anak-anak atau hewan peliharaan yang membutuhkan biaya pengasuhan sangat tinggi.
"Seberapa kaya keluarganya hingga membiarkan anak berusia lima tahun memiliki akses mudah ke emas batangan seberat 50 gram?" tulis salah satu warganet.
Di sisi lain, tim medis mengimbau keras para orang tua untuk selalu mengawasi anak dan tidak menerapkan metode tradisional yang berbahaya seperti memberi minum cuka atau gumpalan nasi saat anak menelan benda asing, melainkan wajib segera membawa korban ke rumah sakit.