- Netflix Korea
Sinopsis dan Jadwal Nonton Four Hands, Two Sonatas, Drama Korea Terbaru yang Dibintangi Song Kang dan Lee Jun Young
tvOnenews.com - Penggemar Song Kang akhirnya bisa kembali menyaksikan sang aktor di layar kaca.
Setelah menyelesaikan wajib militer, Song Kang siap menyapa penonton lewat drama Korea terbaru berjudul Four Hands, Two Sonatas.
Drama tvN ini menghadirkan Song Kang bersama Lee Jun Young dan Jang Gyu Ri dalam cerita berlatar sekolah seni.
Bukan sekadar drama romantis, Four Hands, Two Sonatas menggabungkan kisah persahabatan, persaingan, cinta, ambisi, serta perjalanan para musisi muda mengejar impian mereka.
Yang membuat drama ini semakin menarik, Song Kang dan Lee Jun Young akan memainkan dua pianis dengan karakter serta gaya bermusik yang sangat bertolak belakang.
Keduanya dipertemukan melalui piano, tetapi hubungan mereka perlahan berkembang dari rival menjadi sahabat sekaligus partner bermusik.
Lantas seperti apa cerita Four Hands, Two Sonatas dan kapan drama ini bisa ditonton? Berikut informasi lengkapnya.
Sinopsis Four Hands, Two Sonatas
Four Hands, Two Sonatas mengambil latar Korea Arts High School, sebuah sekolah seni yang dihuni para siswa berbakat di bidang musik. Di tempat inilah perjalanan Kang Pio, Choi Jeong Yo, dan Hong Jae In dimulai.
Kang Pio yang diperankan Song Kang merupakan pianis muda berbakat yang dikenal sebagai sosok perfeksionis. Ia selalu berada di posisi teratas, baik dalam prestasi akademik maupun kemampuan bermain piano.
Kesuksesan Pio bukan hanya berkat bakat alami. Ia juga dikenal sangat disiplin dan tidak pernah berhenti berlatih.
Kerja keras tersebut membuatnya dipandang sebagai calon bintang piano yang berpotensi menaklukkan kompetisi bergengsi dunia.
Selama ini Pio seolah tidak memiliki lawan yang mampu menyamai kemampuannya. Situasi tersebut berubah ketika Choi Jeong Yo datang ke sekolah.
Berbeda dari Pio yang membangun kemampuan melalui latihan keras dan disiplin, Jeong Yo merupakan pianis jenius dengan bakat alami yang luar biasa. Namun, kehidupan masa kecil yang sulit membuatnya sempat menjauh dari bakat musik yang dimilikinya.
Menariknya, Jeong Yo sebenarnya sudah lama terinspirasi oleh Pio. Setelah mendengar permainan piano Pio, ia kembali menemukan keinginan untuk mengejar mimpinya sebagai pianis.