news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Mengenal Kabupaten Pati, Daerah yang Warganya Aktif Sampaikan Aspirasi, Ikut Demo 27 Agustus 2026

Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali menjadi perhatian menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:01 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kembali menjadi perhatian menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Sejumlah warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mulai berdatangan ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi.

Aksi tersebut membawa isu nasional, yakni desakan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan serta tuntutan pemberlakuan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Sebelum membahas aksi tersebut, seperti apa sebenarnya Kabupaten Pati yang menjadi daerah asal mayoritas massa?

Mengenal Kabupaten Pati

Kabupaten Pati merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang berada di kawasan pantai utara Pulau Jawa.

Wilayah ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari kawasan pesisir hingga daerah perbukitan.

Pati selama ini dikenal dengan julukan Bumi Mina Tani. Sebutan tersebut tidak lepas dari potensi sektor pertanian dan perikanan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakatnya.

Kawasan pesisir Pati juga memiliki aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan perikanan dan kelautan. Sementara itu, wilayah daratannya banyak dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

Dengan karakter wilayah tersebut, Pati memiliki potensi ekonomi yang cukup beragam. Pemerintah Kabupaten Pati juga terus mengembangkan sektor-sektor unggulan daerah sebagai bagian dari pembangunan wilayah.

Masyarakat Pati Aktif Sampaikan Aspirasi

Selain dikenal sebagai daerah agraris dan pesisir, Pati juga beberapa kali menjadi lokasi munculnya gerakan masyarakat yang menyuarakan persoalan publik.

Salah satu kelompok yang menjadi perhatian menjelang aksi 27 Agustus adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Kelompok tersebut berencana membawa aspirasi masyarakat Pati ke tingkat nasional melalui demonstrasi di Kompleks Parlemen, Senayan.

Sejumlah peserta aksi bahkan telah tiba di Jakarta sebelum hari pelaksanaan. Mereka mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyampaikan tuntutan di depan gedung DPR RI.

Profil Supriyono alias Botok
Sumber :
  • Instagram @suci_lita

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, menyebut aksi tersebut akan membawa dua tuntutan utama. Pertama, mereka mendesak pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Kedua, mereka meminta adanya hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.

Desakan mengenai RUU Perampasan Aset sendiri berkaitan dengan upaya memperkuat mekanisme negara dalam mengambil kembali aset yang berasal dari tindak pidana.

Pembahasan regulasi tersebut telah menjadi salah satu isu yang terus mendapat perhatian publik.

Sementara mengenai hukuman mati, tuntutan massa AMPB merupakan bentuk aspirasi mereka dalam mendorong hukuman yang lebih tegas terhadap koruptor.

Supriyono “Botok” dan Teguh Istiyanto menemui massa AMPB usai menjalani sidang vonis, Kamis (5/3/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Botok juga menegaskan bahwa aksi tersebut tidak bertujuan untuk melakukan upaya pelengseran terhadap Presiden Prabowo Subianto maupun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurutnya, fokus demonstrasi adalah menyampaikan tuntutan mengenai pemberantasan korupsi.

Demo Dijadwalkan 27 Agustus 2026

Menjelang aksi, massa dari Pati mulai memadati kawasan sekitar Gedung DPR RI. Mereka berencana menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

AMPB juga menyatakan bahwa aksi tersebut akan dilakukan dengan tertib dan damai. Mereka berharap tuntutan yang disampaikan dapat memperoleh perhatian dari DPR serta pemerintah.

Dengan demikian, Kabupaten Pati kini kembali menjadi sorotan bukan hanya karena karakter daerahnya sebagai kawasan pertanian dan perikanan, tetapi juga karena gerakan masyarakatnya yang membawa isu pemberantasan korupsi ke tingkat nasional melalui aksi pada 27 Agustus 2026. (asl)

 
 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:28
05:13
03:46
05:27
02:26
01:41

Viral