- Instagram @lulalahfah
Scene Harusnya Horor Dibajak, Reza Arap Naik Pitam: Lu Tak Tahu Seberapa Sakral
tvOnenews.com - Reza Arap meluapkan kekesalannya terhadap sebuah akun di X yang diduga mengunggah spoiler sekaligus membajak salah satu adegan dalam film Harusnya Horor.
Ia menilai tindakan tersebut dilakukan secara sadar, bahkan disertai caption yang dianggap sengaja mengejek adegan tersebut.
"Ngepost spoiler dan pembajakan secara sadar, ketik caption dengan ngecengin secara sadar, bahkan setelahnya dia bilang terima kasih karena tweetnya jadi rame, dan bilang gue baru ngetweet semenit llau dan dia bakal dicari. betul dan tepat. gue tempuh jalur. semangat ketawanya," tulis Reza Arap sambil menyertakan tangkapan layar unggahan akun X @patriarkibasi.
- Instagram/@lulalahfah
Unggahan Reza Arap kemudian mendapat perhatian luas. Pemilik akun tersebut akhirnya menghubungi Reza melalui pesan langsung (DM) untuk menyampaikan permintaan maaf dan mengaku telah menghapus unggahan yang dipersoalkan.
Dalam permintaan maafnya, pemilik akun mengaku tidak menyangka cuitannya akan mendapat perhatian sebesar itu. Ia juga menyadari bahwa unggahan tersebut berpotensi memberikan dampak buruk bagi pihak yang terkait dengan film.
Namun, bagi Reza Arap, persoalan tersebut tidak berhenti pada dugaan pembajakan atau spoiler. Ia menilai tindakan menjadikan adegan tersebut sebagai bahan candaan juga telah mengabaikan makna personal yang terkandung di dalamnya.
"Di luar dari pembajakan. lu ketawa dan cengin tanpa mikirin perasaan orang lain. lu tidak tau seberapa sakral scene tersebut, dan yang gue lakukan di scene itu tidak berdasarkan apapun selain karena gue sering melakukan itu ke Lula. gue selalu melakukannya. itu kami," tulis Reza Arap.
Reza kemudian menegaskan bahwa dirinya tetap akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.
Film Harusnya Horor sendiri menjadi salah satu karya yang memiliki makna khusus bagi Reza Arap. Film tersebut menjadi karya terakhir Lula Lahfah sebelum meninggal dunia pada 23 Januari 2026 sekaligus menjadi debut Reza Arap Oktovian sebagai sutradara.
Film tersebut turut melibatkan sembilan anggota AAA Clan, yakni Arap, Jot, Yuka, Garry, Niko Junius, Aloy, Bravy, Ibot, dan Tepe46.