- Instagram/@vilmei
Vilmei Laporkan Karyawan atas Dugaan Tilep Rp1,28 M: Keputusan Tak Pernah Aku Ambil, Masukkan Orang ke Penjara
Bekasi, tvOnenews.com - Selebram sekaligus kreator konten di TikTok, Meicy Villia Kalangi alias Vilmei melaporkan karyawan sendiri. Motif mantan pacar Willie Salim itu akibat menjadi korban dugaan penggelapan dana.
Vimei melaporkan karyawannya berinisial Z ke Polres Metro Bekasi Kota. Keputusan itu terungkap setelah wanita yang juga TikToker tersebut mengunggah saat dirinya menjalani pemeriksaan pada Rabu (26/8/2026) malam.
Dalam sejumlah unggahan di media sosialnya, Vilmei mengungkap kasus dugaan penggelapan uang miliknya yang telah raib mencapai sekitar Rp1,28 miliar.
"Hari ini aku sedih, pusing banget salah satu karyawan aku ada yang ambil uang Rp1.282.915.000, salah satu yang ada di sini," ungkap Vilmei dilihat tvOnenews.com pada Kamis (27/8/2026).
Uang yang diduga digelapkan oleh karyawannya berasal dari penghasilan akun media sosial TikTok miliknya. Dana hasil jerih payahnya selama tujuh tahun diduga diambil secara perlahan tanpa sepengetahuan dirinya.
Ia bahkan memperlihatkan bukti penarikan dana dari rekening selama setahun terakhir. Adapun fungsi rekening itu untuk menampung seluruh penghasilan dari akun media sosial TikTok miliknya.
Kronologi Uang Penghasilan TikTok Vilmei Diduga Diambil Karyawan Sendiri
- Instagram/@vilmei
Terkait kronologinya, awal mula kasus dugaan penggelapan dana tersebut terjadi saat Vilmei akan menggunakan uang dari akun TikTok miliknya.
Vilme saat itu ingin membayar makan. Mantan pacar Willie Salim tersebut berupaya untuk mengecek saldo lebih dulu agar memastikan uangnya masih ada.
Alih-alih uang miliaran rupiahnya masih tersimpan, Vilmei merasa kaget setelah mendapati sisaan uang di rekening hanya berjumlah Rp1 juta.
"Ini diambil dari uang akun TikTok aku yang sebelumnya enggak pernah aku pegang sama sekali dari awal aku ngonten, sudah 7 tahun enggak pernah aku sentuh. Sisa satu jutaan. Pas aku mau bayar makan sisanya tinggal Rp1 juta," terangnya.
Vilmei heran akun TikTok miliknya sempat menyimpan dana begitu besar. Ia bertanya-tanya aliran uang yang hilang dan sudah tidak ada di akun media sosialnya.
Aktivitas akun TikTok tersebut menjadi bahan penelusuran Vilmei. Dari hasil pengecekan itu, wanita berusia 27 tahun ini berhasil menemukan kejanggalan adanya penarikan dana secara bertahap.
Menurut Vilmei, total uang yang sudah raib mencapai Rp1.282.915.000 atau sekitar Rp1,28 miliar. Ia pun tak kuasa menahan isak tangisnya dan merasa sedih yang menduga dana itu diduga telah ditarik oleh karyawannya.
Ia menduga dana yang ditarik tidak langsung dalam jumlah besar, tetapi dana itu diduga ditarik secara perlahan selama sekitar satu tahun. Hal ini mendorong pihak Vilmei melakukan penelusuran terkait setiap transaksi tersebut.
Rekapan jadwal penarikan dana dan data siapa saja sosok yang memegang ponsel atau mempunyai akses masuk akun TikTok tersebut telah dipegang. Hal ini mendorong Vilmei dan sang ibu melakukan sidak terhadap delapan karyawannya.
Mulanya para karyawannya tidak langsung mengakui perbuatan dugaan penggelapan tersebut. Situasi ini menyebabkan ibu Vilmei terlihat emosional dan merasa dirugikan setelah selalu memperlakukan karyawan sebaik mungkin namun berujung dikhianati oleh mereka.
Selepas itu, salah satu karyawannya bernama Zahra diduga terlibat mengambil uang majikannya selama satu tahun terakhir. Vilmei juga menyebutkan pacar Zahra, Arka.
Sesuai dengan prediksi Vilmei. Berdasarkan dari pengakuan Zahra, uang tersebut tidak langsung ditarik maupun digunakan melalui satu akun. Aliran dana itu dikirimkan ke beberapa akun TikTok milik teman-teman serta pacarnya, Arka yang diperkirakan mencapai sekitar 12 akun.
Para pemilik akun kemudian menerima transaksi yang dilakukan oleh Z. Mereka diduga memperoleh komisi dari aksi karyawan Vilmei dan pacarnya.
Penarikan terakhir diduga mencapai sekitar Rp450 juta. Pacar Zahra bernama Arka juga mulanya sempat belum ditemukan oleh pihak Vilmei.
Kasus Dugaan Penggelapan Masuk ke Ranah Hukum
Setelah itu, keluarga dan manajemen Vilmei akhirnya membuat keputusan bahwa persoalan dugaan penggelapan uang miliknya dibawa ke jalur ranah hukum. Hal ini bertujuan untuk mengusut persoalan yang menyebabkan selebgram itu rugi mencapai Rp1,28 miliar.
Pada Rabu, 26 Agustus 2026 malam, Vilmei ditemani pengacaranya, Koko Joseph Irianto untuk mendatangi Polres Metro Bekasi Kota. Di kesempatan itu, keduanya juga menyerahkan pria bernama Arka sebagai kebutuhan menjalani pemeriksaan secara intensif.
Koko mengabarkan, persoalan yang dilaporkan oleh Vilmei mengenai dugaan perbuatan dilakukan karyawannya telah memasuki tahap penyidikan. Z sendiri sempat menjalani pemeriksaan selama 1 x 24 jam sehingga penyidik menetapkan wanita itu sebagai tersangka.
"Yang jelas, kasus kita yang pertama dengan karyawannya Vilmei ini sudah masuk ke tahap penyidikan, sudah ditetapkan juga menjadi tersangka," ungkap Koko.
Terkait Arka, pacar Z tersebut masih berstatus sebagai orang yang menjalani pemeriksaan. Langkah selanjutnya mengenai penetapan tersangka akan ditentukan oleh penyidik setelah melakukan pemeriksaan intensif selama 1 x 24 jam.
Di sisi lain, Vilmei mengungkapkan dirinya terpaksa membawa persoalan ini ke ranah hukum. Dari lubuk hatinya, ia mengaku berat untuk melaporkan orang lain ke polisi selama di hidupnya.
"Romeo dan Julit in crime, salah sastu keputusan yang aku pikir tidak akan pernah aku ambil di hidup aku, harus masukin orang ke penjara. Dadah Zahra-Arka, capek urus kalian empat hari ini," tukasnya.
(hap)