news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi diet.
Sumber :
  • Pexels/SHVETS production

Nekat Diet Cuma Minum Air 15 Hari, Perempuan Ini Turun 20 Kg tapi Malah Berakhir Tragis

Maksud hati ingin diet menurunkan berat badan dengan cepat, seorang perempuan berusia 31 tahun asal Provinsi Henan, China, justru harus menanggung akibat fatal.
Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:47 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Maksud hati ingin diet menurunkan berat badan dengan cepat, seorang perempuan berusia 31 tahun asal Provinsi Henan, China, justru harus menanggung akibat fatal.

Nekat menjalani diet ekstrem dengan hanya mengonsumsi air putih selama 15 hari, berat badannya memang merosot drastis hingga 20 kilogram, tetapi kesehatan otaknya rusak parah.

Perempuan tersebut diketahui mempraktikkan metode puasa tradisional berbasis ajaran Taoisme yang disebut bigu—yakni berpantang makan makanan padat dan hanya mengandalkan air dalam jangka waktu lama.

Ilustrasi Air Putih
Sumber :
  • Gemini AI

Meski berhasil memangkas bobot tubuh dari 70 kilogram menjadi 50 kilogram, dampak medis mengerikan langsung menghantamnya.

Ia mengalami kesulitan berjalan berat serta gangguan daya ingat tingkat lanjut hingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Diagnosa Ensefalopati Wernicke dan Kerusakan Otak Permanen

Melansir dari South China Morning Post, Ahli Neurologi dari Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Zhengzhou, Sun Guifang, mengonfirmasi bahwa pasien tersebut mendiagnosis mengalami Ensefalopati Wernicke.

Kondisi ini merupakan gangguan otak akut akibat krisis nutrisi parah, khususnya kelangkaan vitamin B1 atau tiamin.

Dampak dari defisiensi tiamin ekstrem tersebut merusak sistem koordinasi gerak dan memori pasien secara fatal.

"Cara berjalan pasien bahkan sudah menyerupai penguin akibat kehilangan keseimbangan tubuh. Sebagian kerusakan fungsi otak yang dialami pasien berpotensi sulit untuk pulih sepenuhnya," terang Dr. Sun Guifang.

Ilustrasi - diet
Sumber :
  • Freepik

Tren Viral Medsos yang Mematikan

Praktik bigu belakangan memang tengah mengguncang media sosial China. Tagar #bigu dilaporkan telah menembus ratusan juta tayangan, mengandalkan promosi penurunan berat badan kilat yang mengabaikan keselamatan medis.

Kasus ini bukanlah yang pertama. Pada 2020 lalu, seorang pria 26 tahun dari Heilongjiang dilaporkan tewas setelah menjalani puasa air selama 52 hari usai mengidap gejala menyerupai demensia.

Korban lain di Provinsi Zhejiang juga mengalami pendarahan saluran cerna hingga infeksi aliran darah (sepsis) akibat metode serupa.

Para dokter dan ahli medis menegaskan agar masyarakat menghentikan metode diet ekstrem tanpa pengawasan tenaga medis.

Penurunan berat badan wajib dilakukan secara terukur melalui nutrisi seimbang untuk mencegah kegagalan organ yang mengancam nyawa.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral