- Instagram @irwandiferry
Ferry Irwandi Kembali Bikin Gebrakan di Kalimantan Barat, Kini Turut Padamkan Karhutla di Ketapang
tvOnenews.com - Ferry Irwandi kembali bikin gebrakan di Kalimantan Barat dengan turun langsung membantu pemadaman Karhutla di Ketapang. Dalam unggahan terbarunya, ia memperlihatkan momen bersama petugas gabungan saat memadamkan api di sejumlah titik yang masih dapat dijangkau pada 28 Agustus 2026.
Aksi Ferry Irwandi tersebut berlangsung di kawasan Pelang, Ketapang, Kalimantan Barat. Ia tampak bersama relawan, BNPB, BPBD, TNI, Polri, masyarakat pemadam api, dan damkar untuk menangani kebakaran yang masih menjalar di sejumlah titik.
“Bersama tim gabungan relawan, BNPB, BPBD, TNI POLRI, Masyarakat Pemadam Api dan DAMKAR di kawasan Pelang, Ketapang, Kalimantan,” tulis Ferry Irwandi.
Dalam unggahan yang sama, Ferry mengungkapkan kondisi Karhutla di lokasi masih belum sepenuhnya terkendali. Sejumlah titik api disebut masih menjalar, sementara hotspot juga belum benar-benar dapat dipadamkan oleh petugas dan relawan yang berada di lapangan.
“Saat ini api masih menjalar ke beberapa titik dan hotspot belum benar-benar bisa dimatikan,” lanjut Ferry Irwandi.
Selain ikut membantu pemadaman, Ferry juga menyampaikan perkembangan penyaluran bantuan yang sebelumnya dihimpun dari masyarakat Indonesia. Bantuan tersebut telah didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan serta petugas yang tengah berjuang menangani Karhutla di wilayah Kalimantan Barat.
“Bantuan dari masyarakat Indonesia sudah didistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan dan untuk petugas yang membutuhkan,” tutup Ferry Irwandi.
Ferry Irwandi dan Tim Gabungan saat Padamkan Karhutla di Ketapang. (Sumber: Instagram @irwandiferry)
Unggahan terbaru tersebut kemudian mendapat perhatian dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial memberikan apresiasi kepada Ferry dan tim yang turun langsung ke lokasi kebakaran untuk membantu pemadaman sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat dan petugas.
“Semangat bang @irwandiferry, terima kasih sudah berusaha menyalurkan bantuannya, bang. Mudah-mudahan selalu dilindungi untuk tim yang sudah membantu pemadaman api dan melancarkan segala urusannya,” tulis akun @m.hilman_kurniadi.
Pujian juga disampaikan akun @eki.sri.5 yang mendoakan agar Ferry selalu diberikan kesehatan dan perlindungan selama membantu penanganan kebakaran di Ketapang.
“MasyaAllah, Mas Ferry.... Semoga sehat terus dan Allah jaga selalu, benar-benar tiket surga,” tulis akun @eki.sri.5.
Sementara itu, akun @irvan.mn yang mengaku berasal dari Ketapang turut menyampaikan rasa terima kasih atas aksi Ferry bersama timnya dalam membantu penanganan kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut.
“Saya dari Ketapang, mengucapkan banyak terima kasih dan tetap semangat, bang...” tulis akun @irvan.mn.
Dukungan lainnya datang dari akun @_yavieee yang turut mendoakan kesehatan para petugas dan relawan yang berada di lokasi. “Semangat abang-abangku. Semoga sehat-sehat kalian, ya, bang, dan selalu dalam lindungan Allah. Amin,” tulis akun tersebut.
Sebelumnya, Ferry Irwandi bersama tim Kitabisa memang telah mendatangi Kalimantan Barat untuk memantau kondisi Karhutla sekaligus menyalurkan bantuan. Ketapang menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian karena disebut memiliki dampak karhutla terluas dan jumlah titik api atau hotspot paling banyak di Kalimantan Barat.
Dalam kunjungannya, Ferry dan tim melakukan aerial mapping atau pemetaan udara menggunakan drone. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk menemukan titik api di sekitar kawasan hutan yang terbakar, termasuk lokasi yang sulit dijangkau secara langsung oleh petugas di lapangan.
Koordinat titik api yang ditemukan kemudian dicatat dan dibagikan kepada petugas damkar, relawan, serta pihak terkait. Pemetaan tersebut dapat membantu memberikan gambaran mengenai lokasi kebakaran sehingga proses penanganan di area yang sulit diakses bisa dilakukan secara lebih terarah.
Ferry juga menjelaskan kondisi medan yang menjadi tantangan dalam proses pemadaman Karhutla. Salah satunya adalah tanah gambut yang memungkinkan api tetap menyala di bawah permukaan tanah meski dari bagian atas hanya terlihat asap.
Kondisi cuaca turut menjadi kendala. Langit yang disebut tidak berawan selama berminggu-minggu membuat teknologi modifikasi cuaca atau hujan buatan sulit diterapkan untuk membantu memadamkan kebakaran di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Selain melakukan pemetaan udara, Ferry Irwandi bersama tim juga menyalurkan donasi, logistik, dan peralatan pemadaman. Bantuan tersebut ditujukan kepada relawan serta masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Aksi Ferry di Ketapang menjadi bagian dari upaya membantu penanganan Karhutla yang masih berlangsung. Hingga 28 Agustus 2026, ia menyebut masih terdapat titik api yang belum sepenuhnya padam sehingga petugas gabungan terus melakukan pemantauan dan pemadaman di lokasi yang dapat dijangkau.
(anf)