news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sriwijaya Air.
Sumber :
  • Viva.co.id

Dead Body Can Talk: Ketika dr Sumy Hastry Mengungkap Tabir Tragedi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Polisi wanita (polwan) dan dokter forensik, Brigjen Pol dr Sumy Hastry Purwanti mengungkap tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu
Selasa, 1 September 2026 - 20:13 WIB
Reporter:
Editor :

Proses kerja Tim Post Mortem melibatkan berbagai ahli dengan fungsi spesifik. 

Saat menemukan serpihan bagian tubuh korban, langkah awal tim adalah membersihkannya dari kotoran untuk kemudian dicocokkan dengan data Ante Mortem. 

Hal ini pula yang dialami dr. Sumy Hastry ketika menemukan potongan tubuh terpisah yang harus dikembalikan ke jenazah pemiliknya. 

Karena rumitnya proses ini, jenazah korban hanya boleh dibersihkan oleh tim ahli agar tidak menghilangkan jejak atau serpihan tubuh lain yang dibutuhkan dalam identifikasi.

“Belum, memang nggak boleh (dibersihkan) orang lain. Memang harus ahlinya, tim post-mortem. tim post-mortem gitu dan kita memang one by one pada masing-masing bodypart itu. Wah ratusan ya (potongan tubuh). Iya, Bayangkanlah satu tubuh misalnya terbelah banyak. Nah satu tubuh saja bisa 100 lebih (potongan tubuh),” imbuhnya.

Ia mengungkapkan bahwa kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 memiliki karakteristik yang berbeda dibanding kecelakaan pesawat lainnya. 

Hancurnya pesawat disebabkan oleh kecepatan tinggi saat menghantam permukaan air.

Kerasnya benturan tersebut tak hanya memecahkan badan pesawat seketika, tetapi juga mengakibatkan kondisi tubuh para korban terfragmentasi menjadi serpihan.

“Jadi saya tuh mengikuti hampir di setiap kecelakaan pesawat di Indonesia, dan kecelakaan pesawat ini memang kerasnya yang crash banget, hancur gitu karena kecepatan dan yang mungkin jatuh dengan cepat tinggi dan berbentuk air jadi bisa patah pesawatnya berkeping-keping jadi termasuk bagian tubuh. Termasuk manusia di dalam jadi bagian tubuh,” jelas dokter Hastry. 

Saat mewawancarai dr. Hastry dalam tayangan tersebut, Denny Darko menyebutkan bahwa tim forensik belum menemukan adanya indikasi luka bakar pada tubuh korban.

Temuan ini sekaligus menepis spekulasi yang sempat beredar di masyarakat mengenai dugaan pesawat meledak di udara sebelum jatuh ke laut.

“Itulah seperti yang saya bilang, ‘dead body can talk’. Ya seperti ini, bagian tubuh pun bisa bicara kalau dia karena terkena crash yang sangat keras kena air laut,” tandasnya. 

(kmr)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral