- Kolase tvOnenews.com/ tangkapan layar youtube Deny Darko/ Instagram @autopsy.deadbodycantalk
Kisah Perjalanan Karir dr Sumy Hastry “Autopsy: Dead Body Can Talk” Segera Tayang di Bioskop, Simak Profilnya
tvOnenews.com - Kisah perjalanan karir seorang polisi wanita (polwan) sekaligus dokter forensik, dr Sumy Hastry Purwanti sebentar lagi tayang di layar lebar.
Sebuah film yang berjudul “Autopsy: Dead Body Can Talk” dibintangi oleh Masayu Anastasia ini akan tayang perdana pada 3 September 2026 di bioskop.
Film yang diproduksi PT RINS Prime Entertainment bekerja sama dengan PT Karya Kreatif Utama ini menggabungkan pendekatan scientific crime investigation dengan pengalaman supranatural yang dialami dr Sumy Hastry saat menangani kasus kematian yang tidak wajar.
Selain Masayu Anastasia yang berperan sebagai dr Sumy Hastry, film ini juga diperankan oleh Samuel Rizal, Ge Pamungkas, Teuku Rifnu Wikana, Ryuka Bunga, serta sejumlah aktor pendukung lainnya.
Untuk mengenal Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, berikut profilnya.
Profil Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti
- Kolase tvOnenews
Brigjen Pol dr Sumy Hastry Purwanti dikenal sebagai seorang dokter spesialis forensik yang menekuni bidang identifikasi dan autopsi forensik.
Wanita yang lahir pada 23 Agustus 1970 ini juga dikenal sebagai ahli DNA forensik perempuan pertama di Asia.
Keahliannya membuat dirinya terlibat dalam proses identifikasi korban pada sejumlah kasus kriminal maupun kecelakaan.
Sejak Juli 2026, Brigjen Pol dr Sumy Hastry diangkat menjadi Kepala Biro Dokter Kepolisian (Karodokpol) Pusdokkes Polri.
Sebelum berkarir di bidang forensik, ia mengemban pendidikan sarjana profesi dokter di Universitas Diponegoro, Semarang.
Kemudian, dilanjutkan dengan menyelesaikan pendidikan Spesialis Forensik di kampus yang sama pada 2005 dan mengikuti program Doktor di Universitas Airlangga pada 2016.
Selain pendidikan dokter, ia menempuh pendidikan kepolisian SEPA Polri Angkatan V pada tahun 1998.
Dilanjutkan dengan SELAPA Polri Angkatan XLII pada tahun 2010, Diklat PIM II di tahun 2015, dan PKN Tingkat I pada tahun 2020.
(kmr)