- Instagram @dedimulyadi71
Oknum Wartawan Mencak-mencak di SD Sukabumi Minta Uang, Dedi Mulyadi Gercep Turunkan Tim Hukum
tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bereaksi keras soal oknum wartawan yang ngamuk di sebuah SD di Sukabumi.
Aksi seorang pria yang mengaku sebagai wartawan dan membuat keributan di lingkungan SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi perhatian publik.
Video yang merekam kejadian tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai tanggapan.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut memberikan respons terhadap peristiwa tersebut. Ia menilai tindakan pria berinisial AS (46) tersebut tidak sejalan dengan etika maupun sikap profesional yang seharusnya dimiliki seorang jurnalis.
Peristiwa itu diketahui bermula saat AS mendatangi sekolah dan meminta uang langganan media sebesar Rp100.000.
Pihak sekolah disebut belum dapat memberikan uang tersebut karena anggaran yang diharapkan belum tersedia.
AS kemudian disebut kecewa dengan jawaban pihak sekolah. Situasi pun berubah menjadi tegang setelah pria tersebut meluapkan kemarahannya dengan membentak kepala sekolah.
- tangkapan layar instagram Sukabumiupdate
Keributan yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut menjadi perhatian karena sejumlah siswa berada di sekitar lokasi. Bahkan, seorang guru sempat merekam kejadian menggunakan telepon seluler.
Dalam rekaman yang beredar, AS terlihat terlibat dalam keributan hingga diduga mengambil ponsel milik guru yang merekam aksinya. Perangkat tersebut kemudian berhasil diamankan kembali oleh pihak sekolah.
Tidak lama setelah kejadian, pihak sekolah memilih melaporkan persoalan tersebut kepada kepolisian. AS selanjutnya diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polsek Sukaraja.
Dari proses hukum yang berjalan, polisi kemudian menetapkan AS sebagai tersangka. Ia juga ditahan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Yang mengejutkan, hasil pemeriksaan urine AS menunjukkan hasil positif narkotika.
Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan melibatkan BNNK Sukabumi. Polisi masih mendalami perkara tersebut, termasuk rangkaian kejadian yang terjadi di lingkungan sekolah.
Kabar tersebut turut mendapat perhatian Dedi Mulyadi. Melalui akun Instagram pribadinya, Dedi menyampaikan kritik terhadap aksi pria yang disebutnya sebagai wartawan tersebut.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Menurut Dedi, tindakan membuat keributan di sekolah merupakan hal yang tidak semestinya dilakukan. Apalagi, lingkungan sekolah merupakan tempat anak-anak menjalani aktivitas belajar dan bermain.