news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pengendara motor menggunakan masker saat berkendara di wilayah Jakarta, Jumat (4/9)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Ternyata Ini Manfaat Water Mist yang Diupayakan Pemprov DKI Jakarta, Berikut Daftar Wilayah yang Disemprot

Efek penyebaran abu vulkanik, Pemprov DKI Jakarta penyemprotan water mist (air) yang direncanakan akan dilakukan di beberapa wilayah terdampak.
Minggu, 6 September 2026 - 21:35 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Pemerintah Provinsi Kota DKI Jakarta melakukan upaya, untuk menindaklanjuti penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau

Satu langkah tersebut, berupa penyemprotan water mist (air) yang direncanakan akan dilakukan di beberapa wilayah terdampak abu vulkanik. 

Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

Sehubungan dengan water mist ini, disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto untuk membantu mengendalikan debu dan partikulat di udara sekaligus menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

"Water mist ini merupakan langkah preventif untuk membantu mengendalikan debu atau partikulat yang ada di udara, sekaligus menjaga kualitas udara di ruang-ruang aktivitas masyarakat,” ujarnya dalam antara. 

Dijelaskan kalau, penyemprotan water mist bakal dilakukan secara paralel di lima wilayah Jakarta, dengan sejumlah koridor utama, antara lain Silang Monas serta Jalan M.H. Thamrin-Jenderal Sudirman.

Di wilayah Jakarta Utara, penyemprotan dilakukan di Jalan Yos Sudarso dari Tanjung Priok hingga Cempaka Mas, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Pluit.

Sementara di wilayah Jakarta Pusat, kegiatan mencakup koridor Cempaka Mas hingga Green Pramuka.

Perlu untuk diketahui, salah satu wilayah yang merasakan abu vulkanik ialah Lampung, Banten dan Jakarta. 

Ilustrasi pakai masker efek abu vulkanik Anak Krakatau
Sumber :
  • Ilustrated by ChatGPT

Abu vulkanik saat di udara biasanya ukurannya sangat kecil, kurang dari 2µm dan dapat menghasilkan materi padat atau gas yang berbahaya seperti CO (karbon monoksida), SO2 (sulfur dioksida), H2S (hidrogen sulfida), metana dan lainnya. 

Secara umum abu vulkanik yang bersifat iritan dan korosif dapat menyebabkan masalah kesehatan khususnya menyebabkan pada kulit, mata, otot dan saluran napas.

Keterangan BMKG soal Sebaran Abu Vulkanik

Sehubungan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sudah diinformasikan BMKG yang erupsi sejak Jumat malam 4 September 2026 tercatat sudah sampai ke sebagian wilayah Jakarta. 

Hal ini terlihat dari citra satelit yang dibagikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun Instagram resmi mereka.

Dalam Instagram BMKG Wilayah 2 per pukul 05.00 WIB ada dua katagori sebaran abu berdasarkan ketinggiannya. 

"Citra Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) 6 September 2026, 05.00 WIB. Berdasarkan perkembangan informasi aktivitas erupsi GAK dari PVMBG dan VAAC Darwin serta hasil analisis RGB Citra Himawari-9 teridentifikasi sebaran abu vulkanik," demikian keterangan BMKG wilayah 2 dikutip Minggu 6 September 2026.(klw)

 

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
02:03
05:04
05:34
01:25
04:56

Viral