news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri berseragam Hyundai Hillstate untuk Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Sumber :
  • Instagram Hyundai HIllstate

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate ternyata sempat ragu merekrut Megawati Hangestri. Orang dalam mengungkap banyak kekhawatiran soal kondisi sang pevoli Indonesia.
Senin, 7 September 2026 - 07:10 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kepindahan Megawati Hangestri Pertiwi ke Hyundai Hillstate ternyata tidak terjadi dalam waktu singkat.

Di balik keputusan klub Korea Selatan tersebut merekrut pemain berjuluk Megatron, ada proses panjang yang harus dilewati. Bahkan, Hyundai Hillstate sempat memiliki keraguan terkait kondisi fisik Megawati sebelum akhirnya yakin menjadikannya bagian dari skuad untuk V-League 2026/2027.

Cerita di balik transfer tersebut diungkap langsung oleh agen Megawati di Korea Selatan, Kim Sung-hoon atau yang lebih dikenal sebagai Chris Kim.

Menurutnya, kondisi lutut Megawati menjadi salah satu perhatian utama Hyundai Hillstate.

Megawati Hangestri saat memperkuat Manisa BBSK
Sumber :
  • Instagram @manisabbsk

Klub tidak ingin mengambil risiko dengan merekrut pemain yang nantinya kesulitan menjalani kompetisi sepanjang musim.

Megawati sendiri resmi diperkenalkan sebagai pemain Hyundai Hillstate pada 11 Mei 2026. Ia mengisi slot pemain Asia setelah sebelumnya menghabiskan dua musim bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Menariknya, sebelum kesepakatan tersebut tercapai, pihak Hyundai Hillstate terlebih dahulu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Performa Megawati selama dua musim di V-League sebenarnya sudah cukup untuk membuat namanya diperhitungkan.

Ia tidak datang sebagai pemain yang belum teruji. Megawati telah merasakan kerasnya persaingan Liga Voli Korea dan menjadi salah satu pemain penting Red Sparks.

Namun, riwayat cedera lutut membuat Hyundai Hillstate harus berhati-hati.

Chris Kim mengungkap bahwa pihak klub sempat menyampaikan banyak kekhawatiran mengenai kondisi lutut Megawati.

"Agar tim voli Hyundai menandatangani pemain Megawati, banyak upaya yang dilakukan untuk itu. Tentang cedera lutut Megawati, banyak kekhawatiran diungkapkan," kata Kim.

Karena itu, proses transfer tidak berhenti pada pembicaraan kontrak. Kondisi kesehatan Megawati harus terlebih dahulu dipastikan melalui pemeriksaan medis.

Chris Kim kemudian mengirimkan hasil MRI Megawati kepada tim medis Hyundai Hillstate untuk dianalisis.

“Saya mengirimkan file MRI tersebut dan pihak Hyundai melakukan pembacaan medis,” kata Kim dalam kanal YouTube pribadinya Negawassup, dikutip Sabtu (16/5/2026).

Langkah tersebut menjadi salah satu titik krusial dalam proses perekrutan.

Hyundai Hillstate pada dasarnya ingin memastikan bahwa Megawati bukan hanya mampu tampil bagus ketika fit, tetapi juga memiliki kondisi fisik yang memungkinkan untuk menjalani satu musim penuh.

Keraguan Hyundai Hillstate akhirnya mendapatkan jawaban setelah hasil pemeriksaan medis keluar.

Chris Kim mengatakan hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa kondisi lutut Megawati tidak tergolong serius dan masih dapat dikelola dengan perawatan yang tepat.

“Hasilnya adalah lutut Megawati tidak dalam kondisi serius. Jika kau memberikan perawatan dan manajemen yang sistematis, dia tidak akan mengalami kesulitan menjalani satu musim penuh," imbuh pria yang juga akrab disapa Chris Kim.

Dengan hasil tersebut, kekhawatiran Hyundai Hillstate mulai mereda.

Klub kemudian melihat bahwa risiko tersebut masih dapat dikelola selama Megawati mendapatkan program pemulihan, perawatan, serta manajemen fisik yang tepat.

Informasi serupa juga disampaikan pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung. Ia membantah anggapan bahwa Megawati mengalami cedera serius dan menyebut kondisi sang pemain tidak separah yang sebelumnya diberitakan.

Keraguan mengenai kondisi fisik Megawati tidak hanya diselesaikan melalui dokumen medis.

Pelatih Kang Sung-hyung juga turun langsung.

Bersama Chris Kim, ia datang ke Indonesia untuk menyaksikan Megawati tampil di Grand Final Proliga 2026.

Setelah pertandingan, pembicaraan mengenai kondisi lutut dan rencana karier Megawati juga dilakukan.

Keputusan Hyundai Hillstate akhirnya bukan sekadar berdasarkan reputasi Megawati ketika masih membela Red Sparks.

Mereka juga mempertimbangkan kondisi terkini sang pemain.

“Saya tidak merasakan masalah signifikan dengan kondisi fisiknya,” kata Kang Sung-hyung, dikutip dari JoongAng.

Pelatih tersebut juga menilai Megawati memiliki tekad kuat untuk kembali berkompetisi di V-League.

“Saya memastikan tekadnya yang kuat untuk kembali ke V-League.”

Perhatian terhadap lutut Megawati sebenarnya cukup masuk akal.

Sebagai opposite hitter, Megawati harus melakukan banyak lompatan dan serangan dalam pertandingan. Beban tersebut semakin besar karena V-League memiliki jadwal kompetisi yang panjang.

Karena itu, bukan hanya kemampuan mencetak poin yang menjadi pertimbangan Hillstate. Ketahanan fisik sepanjang musim juga menjadi faktor penting.

Keputusan Hyundai Hillstate merekrut Megawati juga tidak terlepas dari rekam jejaknya.

Selama dua musim bersama Red Sparks, Megawati berkembang menjadi salah satu opposite yang diperhitungkan di V-League.

Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram @red__sparks

Ia membantu Red Sparks mencapai playoff pada musim 2023/2024 dan kemudian membawa klub tersebut melangkah hingga final pada musim 2024/2025.

Pengalaman tersebut membuat Megawati sudah memahami karakter kompetisi Korea. Ia juga tidak membutuhkan waktu untuk mengenal atmosfer V-League dari awal.

Bagi Hillstate, hal itu merupakan keuntungan besar.

Keputusan kembali ke Korea juga tidak sepenuhnya datang dari pihak Hyundai Hillstate.

Megawati mengaku kedatangan langsung Kang Sung-hyung ke Indonesia ikut memengaruhi keputusannya.

"Saya bersyukur atas tawaran dari begitu banyak tim. Selain itu, pelatih Kang Sung-hyung dari Hyundai Hillstate secara pribadi datang ke Indonesia untuk menonton pertandingan dan memeriksa kondisi fisik saya," kata Megawati, dikutip dari majalah The Volleyball.

"Sehingga hal itu berpengaruh positif pada keputusan saya untuk gabung Hyundai Hillstate," tegas pevoli berusia 26 tahun tersebut.

Kini, proses panjang tersebut sudah terlewati.

Megawati telah bergabung dengan Hyundai Hillstate dan bersiap menjalani musim baru bersama klub asal Suwon tersebut.

Hyundai Hillstate kini bersiap menghadapi KOVO Cup 2026 yang akan menjadi salah satu panggung penting sebelum V-League 2026/2027 dimulai.

Hyundai Hillstate tergabung di Grup B bersama Korea Expressway Corporation atau Hi Pass dan GS Caltex.

Pada fase grup, Hillstate dijadwalkan menghadapi Hi Pass pada 14 Oktober 2026, kemudian melawan GS Caltex pada 16 Oktober 2026 di Yeosu Jinnam Gymnasium.

Dengan demikian, KOVO Cup akan menjadi ujian kompetitif awal bagi Megawati bersama Hillstate.

(tsy)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
02:03
05:04
05:34
01:25
04:56

Viral