news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Potret Fajar Sahrudin dan unggahan terakhirnya di akun X miliknya.
Sumber :
  • Figma/Fajar Sahrudin | X/FajarDawnVirgo

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Rabu, 9 September 2026 - 08:24 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sejumlah berita menjadi perhatian pembaca tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9/2026). Dua topik yang paling banyak disorot datang dari kabar dugaan bunuh diri seorang pria di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) hingga kiprah Megawati Hangestri di Liga Voli Korea.

Kasus dugaan bunuh diri di kawasan GBK menjadi perhatian setelah kisah seorang pria yang sebelumnya disebut berniat mengakhiri hidupnya ramai dibicarakan di media sosial X.

Pria tersebut diketahui bernama Fajar Sahrudin dan dikenal di media sosial X dengan nama akun Stewie atau Steve.

Fajar diduga meninggal dunia akibat bunuh diri di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Jenazah pria berusia 31 tahun itu ditemukan di area taman sekitar Pintu 10 GBK pada Minggu (6/9) dini hari.

Polres Metro Jakarta Pusat kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penemuan jenazah tersebut.

Di sisi lain, kabar mengenai Megawati Hangestri yang kini melanjutkan karier di Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate juga menjadi perhatian pembaca.

Selain kiprah Megawati, persaingan di dalam skuad Hyundai Hillstate turut menarik perhatian, terutama setelah salah satu pemain muda Korea Selatan menunjukkan perkembangan pesat.

Berikut tiga berita terpopuler tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9/2026):

Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Fajar Sahrudin, pria yang diduga bunuh diri di kawasan GBK
Sumber :
  • Instagram/Threads @fajardawnvirgo

Kabar mengenai dugaan bunuh diri Fajar Sahrudin di kawasan GBK akhirnya mendapat penjelasan dari pihak kepolisian.

Sebelumnya, kisah Fajar ramai diperbincangkan di media sosial X setelah sejumlah unggahan yang diduga merupakan pesan perpisahan terakhirnya tersebar di platform tersebut.

Ramainya pemberitaan tersebut sempat membuat sebagian warganet mempertanyakan kebenaran kabar yang beredar. Keraguan muncul lantaran minimnya dokumentasi mengenai penemuan maupun proses evakuasi jenazah Fajar.

Sejumlah pengguna media sosial juga mempertanyakan tidak terlihatnya garis polisi di sekitar lokasi yang disebut sebagai tempat penemuan jenazah.

Menanggapi informasi yang berkembang, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo membenarkan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah TKP.

"Polsek Metro Tanah Abang bersama Tim Identifikasi dan Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di area Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu dini hari," demikian isi pernyataan dalam rilis yang diterima tim tvOnenews.com.

Baca selengkapnya: Bukan Hoaks, Kapolsek Metro Tanah Abang Konfirmasi soal Dugaan Bunuh Diri Fajar Sahrudin di GBK

Volimania Korea Tak Terima Julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' Disematkan kepada Megawati Hangestri

Megawati Hangestri kembali menjadi perbincangan di kalangan penggemar voli Korea setelah julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' kembali disematkan kepadanya.

Julukan tersebut sebenarnya sudah cukup lama melekat kepada Megawati setelah penampilan impresifnya bersama Jung Kwan Jang Red Sparks.

Kembalinya Megawati ke Korea untuk memperkuat Hyundai Hillstate membuat media setempat kembali mengaitkan dirinya dengan legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung.

Salah satunya adalah media Korea, Xsportnews, yang menyoroti perkembangan fisik Megawati dengan menyebutnya sebagai 'Kim Yeon-koung Indonesia'.

“Transformasi menakjubkan ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’ setinggi 186cm dari Megawati: → Kemampuan fisik meroket,“ tulis Xsportnews.

Namun, tidak semua penggemar Korea menyambut julukan tersebut. Dalam kolom komentar artikel tersebut, salah seorang penggemar Kim Yeon-koung mengaku tidak sepakat apabila nama sang legenda disandingkan dengan Megawati.

Baca selengkapnya: Volimania Korea Tak Terima Julukan 'Kim Yeon-koung Indonesia' Disematkan kepada Megawati Hangestri

Jadi Rising Star Timnas Voli Putri Korea Selatan, MB Andalan Hyundai Hillstate Ini Ancam Posisi Megawati Hangestri

Persaingan di skuad Hyundai Hillstate juga menarik perhatian setelah Na Hyun-soo menunjukkan performa impresif bersama Timnas Voli Putri Korea Selatan.

Middle blocker Hyundai Hillstate tersebut disebut sebagai salah satu pemain yang berpotensi menjadi rising star voli putri Korea Selatan pada 2026.

Na Hyun-soo tampil menonjol pada AVC Women's Cup 2026. Ia tercatat mengoleksi 79 poin dan bahkan terpilih sebagai opposite hitter terbaik dalam turnamen tersebut.

Performa tersebut tentu menjadi kabar positif bagi Hyundai Hillstate. Namun, di sisi lain, perkembangan Na Hyun-soo juga dapat membuat pelatih Kang Sung-hyung memiliki pekerjaan tambahan dalam menentukan komposisi pemain untuk musim mendatang.

Pasalnya, Hyundai Hillstate baru saja mendatangkan Megawati Hangestri untuk mengisi posisi opposite.

Sementara itu, Na Hyun-soo selama ini lebih sering dimainkan sebagai middle blocker ketika memperkuat klub.

Kondisi tersebut membuat menarik untuk melihat bagaimana Kang Sung-hyung akan meracik komposisi Hyundai Hillstate, terutama dalam memaksimalkan kemampuan Megawati dan Na Hyun-soo secara bersamaan.

Baca selengkapnya:  Jadi Rising Stars Timnas Voli Putri Korea Selatan, MB Andalan Hyundai Hillstate Ini Ancam Posisi Megawati Hangestri
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:11
01:08
01:00
01:38
01:31
01:03

Viral