- Kolase tvOnenews.com / Threads @elsaazhp @dumpwaystomemorize
Ibu-ibu Hirup Kamper Meresahkan di Transum, Warganet Bagikan Momen Bertemu
tvOnenews.com - Ibu-ibu Hirup Kamper menjadi sorotan setelah Warganet membagikan momen bertemu dengannya saat menggunakan Transum. Perempuan tersebut disebut membuat sejumlah penumpang tidak nyaman karena menghirup kamper, berbicara sendiri, hingga marah-marah selama perjalanan menggunakan KRL dan diduga pernah terlihat di sejumlah bus TransJakarta.
Ibu-ibu Hirup Kamper menjadi perbincangan Warganet setelah sebuah unggahan mengenai pengalaman bertemu perempuan tersebut di transportasi umum ramai di media sosial. Penumpang yang mengaku berada dalam satu gerbong menyebut aroma kamper cukup menyengat hingga membuat penumpang lain merasa terganggu selama perjalanan.
Unggahan mengenai Ibu-ibu Hirup Kamper itu dibagikan oleh akun @elsaazhp melalui media sosial. Warganet tersebut mengaku bertemu perempuan itu ketika menggunakan KRL dengan perjalanan menuju Bogor. Ia juga menyebut perempuan tersebut membawa kamper berbentuk bulat dan beberapa kali menghirupnya.
"kata gue mending di stasiun ada larangan orang gila dilarang naik kereta deh. Mengganggu kenyamanan penumpang lain bgt. Sick bgt ni orang, masa makan berantakan, bawa kamper bulet dicium2in yang bkin 1 gerbong bau kamper, ngebangunin smua orang yang duduk, marah2. Kok bisa sih lolos, petugasnya gada di gerbong @commuterline. Tandain!."
Ibu-ibu Hirup Kamper di Transum. (Sumber: Threads @elsaazhp)
Unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian luas dari Warganet. Belum sampai 24 jam, postingan itu telah dilihat sebanyak 1,9 juta kali, mendapatkan lebih dari 17 ribu tanda suka, serta mengumpulkan lebih dari 3 ribu komentar dari pengguna media sosial.
Dalam unggahan lanjutan, akun @elsaazhp mengungkap bahwa beberapa orang ternyata mengaku pernah melihat perempuan tersebut di transportasi umum lainnya. Ia kemudian mengingatkan pengguna Transum agar berhati-hati jika bertemu dengan perempuan yang sama.
"ternyata beberapa org ada yang udah pernah liat dia di transum lain. Hati-hati kalo ketemu di transum ya. Galak soalnya naboknya kenceng," lanjutnya.
Pengalaman serupa turut dibagikan akun @dumpwaystomemorize. Pengguna tersebut mengaku berada dalam satu gerbong dengan perempuan yang dimaksud. Ia mengatakan sempat merasa takut karena perempuan tersebut disebut beberapa kali marah-marah dan berbicara sendiri selama perjalanan.
"kak… kita tadi segerbong. Jujur takut banget karena tadi ibunya marah marah. 2 menit tidur, lalu ngobrol sendiri lagi, terus tidur lagi…. Nge-fly kah?"
Ibu-ibu Hirup Kamper di Transum. (Sumber: Threads @dumpwaystomemorize)
Keluhan tersebut kemudian mendapat respons dari pihak KAI Commuter melalui akun resmi @commuterline di kolom komentar. Pihak operator meminta informasi lebih detail mengenai perjalanan yang digunakan, termasuk nomor kereta, relasi, dan rangkaian, agar laporan tersebut dapat ditindaklanjuti.
"Hai Kak, dapat diinformasikan nomor KA, relasi perjalanan dan rangkaian kereta ke berapa yang digunakan saat ini? Terima kasih," tulis akun @commuterline.
Menanggapi permintaan tersebut, akun @elsaazhp menyebut kereta yang digunakan memiliki relasi Manggarai-Bogor. Ia memperkirakan perjalanan tersebut berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB, meski mengaku tidak terlalu yakin dengan waktu tepatnya.
"kereta balik Manggarai-Bogor, jam 18:30an kalo gasalah min," jawab akun @elsaazhp.
Warganet lain juga memberikan informasi mengenai lokasi terakhir perempuan tersebut. Akun @nfahsyaa menyebut perempuan itu turun di Stasiun Lenteng Agung setelah berada di rangkaian kereta pertama, tepatnya gerbong khusus perempuan.
"bantu jawab min, ini td ibunya turun di stasiun Lenteng Agung rangkaian kereta pertama gerbong khusus perempuan. Tolong ditindaklanjuti lah min," tulis akun @nfahsyaa di kolom komentar.
Sementara itu, akun @hysiliamua_ meminta agar kejadian tersebut mendapat perhatian karena dinilai mengganggu kenyamanan penumpang lain. Ia juga mengungkapkan kekhawatiran apabila situasi yang sama berpotensi membahayakan pengguna Transum.
"Harus ditindak karena selain membuat penumpang lain sangat tidak nyaman juga takut sekali kalau sampai membahayakan orang lain," tegas @hysiliamua_.
Pengalaman mengenai ibu-ibu yang menghirup kamper tersebut ternyata juga pernah dibagikan Warganet pada 15 Agustus 2026. Akun @gmelyani mengunggah momen ketika dirinya bertemu perempuan tersebut dan berada dalam satu gerbong KRL.
"siapa yang semalam 1 gerbong sama wanita ini? Baru kali ini ngerasain sendiri daapet hal tidak mengenakan naik KRL," tulis akun @gmelyani.
Berdasarkan sejumlah unggahan Warganet, perempuan tersebut disebut tidak hanya terlihat menggunakan KRL. Ia juga dikabarkan pernah terlihat di dalam bus TransJakarta, termasuk layanan Koridor 9 hingga L13E.
Ramainya unggahan tersebut membuat sosok ibu-ibu yang disebut menghirup kamper menjadi perhatian Warganet. Keluhan yang muncul terutama berkaitan dengan kenyamanan penumpang selama menggunakan Transum. Namun, informasi mengenai identitas serta kondisi perempuan tersebut belum diketahui secara pasti.
(anf)