- ANTARA/Ardika
Viral Video CCTV Skandal Diduga Biksu Senior Thailand dengan Wanita Simpanannya, Berujung Ditangkap Polisi
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah rekaman video CCTV diduga memperlihatkan seorang biksu senior di Thailand dengan asisten sekaligus wanita simpanannya viral di media sosial.
Rekaman video CCTV skandal seksual yang beredar diduga berkaitan dengan kasus dugaan penggelapan dana kuil, penyalahgunaan wewenang, pencucian uang menyeret biksu senior Thailand, Phra Wachirayan Wi alias Luang Pho Atichot Thammavaro (66).
Dilihat tvOnenews.com dari unggahan Instagram @ball_khonkaen, Sabtu (12/9/2026), sosok pria berpakaian biksu tersebut diduga adalah Phra Wachirayan Wi. Ia terekam sedang bersama asisten sekaligus wanita simpanannya, Punyavee Rungrueang (47).
Dalam rekaman video asusila yang beredar, biksu Buddha senior sekaligus mantan kepala biara Wat Phutthaisawan tersebut sedang melakukan aktivitas seksual. Ia terekam sedang bermesraan dengan wanita simpanannya di atas meja di kamarnya.
Ironisnya, kata polisi, meja yang ada di dalam kediaman tersebut digunakan untuk makan. Tak berselang lama, keduanya menghindari area yang tertangkap kamera CCTV.
Biksu Senior Thailand dan Wanita Simpanannya Ditangkap Polisi
- Instagram/@ball_khonkaen
Video CCTV di dalam kediaman tersebut menjadi cikal bakal polisi melakukan penangkapan terhadap keduanya. Pihak kepolisian Thailand memeriksa rekaman itu untuk kebutuhan menangkap pria bernama asli Ati Choti Dhammavaro atau Atichote Thammavaro.
Mantan kepala biara Watt Phutthaisawan di Ayutthaya, Thailand tersebut ditangkap pada Kamis (10/9/2026). Secara bersamaan, wanita yang menjadi asistennya juga diringkus oleh pihak kepolisian Thailand.
Dilansir dari AFP dan Bangkok Post, dasar penangkapan tersebut tak lepas dari surat perintah pengadilan yang diterbitkan pada 8 September lalu. Pria yang dikenal Luang Por Chot itu terlibat dalam kasus dugaan penyalahgunaan maupun penggelapan dana kuil sebesar US$2,8 juta atau 92 juta baht (setara Rp49,2 miliar).
Ada temuan utama dalam dugaan dua aliran dana menjadi dasar penyidik mengungkap kasus melibatkan bihara senior Thailand itu. Pertamamengenai sumbangan untuk renovasi kuil sekitar 89 juta baht dan pembayaran jimat Buddha maupun benda-benda sakral senilai 2,8 juta baht.
Kepala Penyidik setempat, Pattanasak Bupphasuwan mengatakan bahwa, jumlah dana mencapai lebih dari 92 juta baht tidak tercatat masuk ke rekening kuil.
"Uang dari kedua aliran dana itu tidak masuk ke rekening kuil, tidak satu Baht pun," ujar Pattanasak.
Penangkapan tersebut juga membuat berbagai aset bernilai lebih besar disita oleh pihak kepolisian yang diperkirakan sekitar 215 juta baht. Emas batangan dan perhiasan berjumlah 16 kilogram hingga 28 sertifikat kepemilikan tanah diamankan polisi.
Sementara, Letnan Jenderal Polisi Natthasak mengungkapkan peran wanita simpanan yang terekam dalam video viral tersebut. Sang asisten diduga berperan untuk membantu biksu itu dengan cara mengelola uang hasil penggelapan.
Berdasarkan kabar terkini, biksu yang biasa disapa Luang Por Chot tersebut langsung dibawa sekaligus dikawal ke aula penahbisan kuil. Hal ini bertujuan untuk menggelar upacara pencopotan jabatan sebagai kepala biara Wat Phutthaisawan yang diemban sejak 2022.
Phara Wachirayan Wi tersebut juga telah menjadi tersangka. Ia ditahan oleh polisi sebelum dibawa ke Biro Investigasi Pusat untuk diinterogasi lebih lanjut.
(hap)