- Kolase tvOnenews.com
Sifat Asli Betrand Peto Pernah Dibongkar Ibu Kandungnya, Jauh Sebelum Dilaporkan atas Dugaan TPKS
tvOnenews.com - Betrand Peto kini menjadi sorotan setelah dirinya disebut dalam laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) di Polda Metro Jaya.
Betrand Peto atau BP alias ATT dilaporkan ke polisi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut pada Sabtu, 12 September 2026.
Kasus ini mencuat setelah sejumlah unggahan di media sosial menyinggung dugaan keributan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, yang disebut melibatkan seseorang berinisial BP.
Meski demikian, pihak keluarga Ruben Onsu belum mengambil kesimpulan terkait dugaan tersebut.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami informasi yang beredar, termasuk meminta keterangan dari teman Betrand yang berada di lokasi.
Dari keterangan awal yang diperoleh pihak keluarga, Betrand disebut berada di ruangan berbeda dan tidak terlibat dalam keributan tersebut.
Pihak keluarga juga menyatakan akan kooperatif dan menyerahkan proses penyelidikan kepada kepolisian.
Di tengah kabar tersebut, sosok Betrand Peto kembali menjadi perhatian publik.
Jauh sebelum namanya terseret dalam laporan dugaan TPKS, ibu kandungnya, Maria Oktaviana Kurniawati Jehaut atau Vivi, pernah mengungkap sejumlah sifat sang putra.
- Instagram @betrandpetoputraonsu
Betrand Peto Dikenal Pekerja Keras Sejak Kecil
Betrand Peto diangkat menjadi anak oleh Ruben Onsu dan Sarwendah pada 2019.
Sejak bergabung dengan keluarga Onsu, karier Betrand di dunia hiburan terus berkembang.
Namun, menurut sang ibu kandung, sifat pekerja keras Betrand sebenarnya sudah terlihat sejak dirinya masih kecil.
Vivi mengatakan, Betrand sudah terbiasa membantu kakek dan neneknya bekerja ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.
"Sejak kecil Betrand memiliki jiwa untuk bekerja dan bertanggung jawab," kata Maria Oktaviana Kurniawati Jehaut, dilansir dari kanal YouTube beepdo.
"Betrand sering membantu Opa dan Oma-nya untuk bekerja," sambungnya.
Menurut Vivi, dirinya tidak mempermasalahkan jika Betrand membantu pekerjaan keluarga selama aktivitas tersebut tidak mengganggu kewajibannya sebagai pelajar.
"Saya tidak keberatan kalau Betrand melakukan aktvitas seperti itu. Karena memang Betrand kan selain sebagai pelajar, dia membantu Opa-Omanya jual kue, jual ikan," ucapnya.
Kebiasaan tersebut disebut menjadi salah satu hal yang membentuk karakter Betrand sejak usia dini.
- Instagram/betrandpetoputraonsu
Sejak Kecil Sudah Memiliki Bakat Musik
Selain dikenal sebagai sosok pekerja keras, Betrand Peto juga telah menunjukkan kecintaannya terhadap musik sejak masih kecil.
Bakat menyanyi Betrand bahkan disebut sudah terlihat ketika usianya baru menginjak empat tahun.
Vivi mengungkapkan, Betrand memiliki suara tinggi yang menjadi salah satu ciri khasnya.
Ketertarikannya terhadap dunia musik muncul karena ia sering memperhatikan orang-orang yang sedang bernyanyi.
"Betrand itu suaranya memang khas, sangat tinggi. Dia sering menyanyi, menyaksikan orang menyanyi di televisi, saya sama bapaknya menyanyi, bahkan dia suka sekali menirukan lagu yang dia dengar," kata Vivi.
"Betrand itu punya jiwa musik sejak usianya 4 tahun," imbuhnya.
Kemampuan tersebut kemudian berkembang hingga Betrand dikenal luas sebagai penyanyi dengan karakter vokal yang khas.
Betrand Disebut Suka Tantangan dan Hal Baru
Vivi juga pernah menggambarkan Betrand sebagai anak yang tidak takut mencoba sesuatu yang baru.
Menurutnya, putranya memiliki jiwa pekerja keras sekaligus menyukai tantangan. Ketika menemukan hal baru yang dianggap mampu dilakukan, Betrand disebut akan berusaha mengerjakannya.
"Betrand itu anaknya jiwa kerja keras, tipe anak berjiwa kerja keras, dia suka sekali tantangan," kata Vivi.
"Hal baru yang menurutnya bisa, dia pasti kerjakan," pungkasnya.
Pengungkapan tersebut merupakan gambaran karakter Betrand yang pernah disampaikan ibu kandungnya jauh sebelum munculnya laporan dugaan TPKS yang kini tengah menjadi perhatian publik.
Sementara itu, terkait laporan yang menyeret namanya, proses hukum masih berjalan. Publik pun perlu menunggu keterangan dan hasil penyelidikan dari pihak kepolisian sebelum menarik kesimpulan mengenai perkara tersebut. (gwn)