news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

3 Poin Video Maudy Ayunda soal Mindfulness yang Bikin Warganet Geram.
Sumber :
  • YouTube Maudy Ayunda

Dicap Tone Deaf oleh Warganet, Ini 3 Poin Konten YouTube Maudy Ayunda soal Cara Hadapi Bad News

Nama Maudy Ayunda belakangan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Aktris itu viral usai unggahan YouTube nya dicap tone deaf oleh warganet. Ini poinnya.
Senin, 14 September 2026 - 15:04 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Maudy Ayunda belakangan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Aktris sekaligus penyanyi tersebut mendapat sorotan setelah salah satu video di kanal YouTube pribadinya itu viral dibagikan dan dikomentari warganet.

Video berjudul 'Mindfulness in the Age of Bad News' itu sebenarnya sudah tayang sejak 21 Agustus 2026. Namun, konten tersebut kembali viral ketika masyarakat tengah ramai membicarakan berbagai persoalan sosial dan kondisi krisis di sejumlah daerah.

3 Poin Video Maudy Ayunda soal Mindfulness yang Bikin Warganet Geram
Sumber :
  • YouTube Maudy Ayunda

Dalam video tersebut, Maudy membahas pengalamannya menghadapi derasnya informasi negatif yang datang setiap hari. Ia kemudian menawarkan konsep mindfulness sebagai salah satu cara untuk menjaga kondisi mental.

Alih-alih mendapat respons positif, pembahasan tersebut justru menuai kritik. Sebagian warganet menilai pesan yang disampaikan Maudy kurang mempertimbangkan kondisi masyarakat yang harus berhadapan langsung dengan berbagai persoalan.

Lantas, apa saja isi utama video Maudy Ayunda yang kemudian memicu perdebatan?

1. Maudy Ayunda Akui Lelah Menghadapi Berbagai Berita Buruk

Maudy membuka pembahasannya dengan menceritakan bagaimana dirinya merasa kewalahan karena terus mendapatkan informasi mengenai berbagai kejadian buruk.

Maudy Ayunda
Sumber :
  • Instagram/maudyayunda

"Aku tuh berasa kayak ya udah beberapa bulan ini. Malah mungkin udah setahun terakhir ini ya kita tuh kayak dibombardir dengan banyaknya berita buruk secara internasional tapi juga mungkin khususnya berita lokal juga di sini, di Indonesia," ujar Maudy.

Derasnya informasi tersebut menurut Maudy membuat seseorang berada dalam situasi yang melelahkan. 

2. Mengaku Sempat Menangis, Marah hingga Merasa Tidak Berdaya

Tak hanya merasa lelah, Maudy juga menceritakan bahwa berita buruk yang dikonsumsi terus-menerus dapat memengaruhi emosinya.

"Di mana kayak ngerasa, 'ya ampun, ini bolak-balik banget' gimana aku memproses ini, karena buat aku pribadi berat banget sih dan ada kecenderungan ngerasa hopeless (nggak berdaya). Terus ada masa-masa di mana jadi kayak mewek, nangis, marah," tuturnya.

Maudy Ayunda
Sumber :
  • Instagram/maudyayunda

Bagi Maudy, perasaan kewalahan ketika menghadapi begitu banyak kabar negatif merupakan hal yang wajar.

"So, yang mau aku bahas adalah merasa kewalahan itu sangat, sangat normal dan sudah diduga," lanjutnya.

3. Ajak Masyarakat Mengatur Konsumsi Informasi

Setelah menceritakan pengalaman pribadinya, Maudy kemudian membahas pentingnya memberikan jeda kepada diri sendiri dari arus informasi yang tidak ada habisnya.

Ia memperkenalkan konsep mindfulness dengan mendorong seseorang lebih selektif dalam menentukan informasi yang dikonsumsi. Menurut Maudy, langkah tersebut bukan berarti seseorang harus sepenuhnya mengabaikan keadaan di sekitarnya.

"Kita bagaimanapun harus sedikit mengkurasi informasinya, yang dimaksud di sini tuh bukan kayak menutup mata sih sebenarnya dari apa yang terjadi, tapi mungkin secara lebih intensional kita memilih sumber-sumber tertentu yang udah menjadi kepercayaan atau yang selalu kita tuju," katanya.

Maudy juga menyarankan agar seseorang menentukan waktu tertentu untuk membaca atau melihat berita. Dengan cara tersebut, paparan informasi negatif diharapkan tidak berlangsung sepanjang hari.

Mengenal Manfaat Matcha yang Disukai Maudy Ayunda, Jadi 'Mood Booster' Dikala Sibuk
Sumber :
  • YouTube Maudy Ayunda

Namun, gagasan tersebut justru menjadi bagian yang paling banyak dipersoalkan warganet.

Sebagian publik menilai kemampuan untuk mengambil jeda dari berita buruk tidak bisa disamaratakan.

Bagi orang yang kehidupannya terdampak langsung oleh bencana, persoalan ekonomi, karhutla, hingga masalah sosial lainnya, kabar buruk bukan sekadar informasi yang dapat ditinggalkan dengan berhenti membuka media sosial.

"Andaikan aku punya privilege buat ga mikirin bad news, tapi hidup di Kalimantan dengan asap Karhutla, bbm susah, bahkan pokok naik, kasus ISPA naik, sepertinya kalau tidak stress tidak bisa," tulis warganet tersebut.

Komentar lain bahkan menyebut isi video Maudy sebagai "tone deaf final boss".

Perdebatan pun meluas. Sebagian warganet menganggap menjaga kesehatan mental tetap penting, tetapi sebagian lainnya menilai pembahasan tersebut perlu disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat yang tidak memiliki pilihan untuk menjauh dari persoalan yang sedang mereka hadapi. (asl)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:58
01:14
05:25
05:17
09:47
02:43

Viral