- X/Jag Omer
Terkuak Masa Lalu Biksu Thailand Pelaku Skandal Seks: Pernah Jalani Profesi Dukun
tvOnenews.com – Sosok biksu senior mantan kepala biara Wat Phutthaisawan di Provinsi Phra Nakhon Si Ayutthaya, Thailand, Phra Wachirayan Wi, terus menjadi perbincangan panas publik usai ditangkap atas dugaan penggelapan dana kuil, pencucian uang, dan skandal video mesum bersama seorang wanita bernama Sika Ae.
Di tengah penyidikan hukum yang berlangsung, fakta mengejutkan mengenai rekam jejak kehidupan masa lalu pelaku sebelum ditahbiskan menjadi biksu kini akhirnya terbongkar.
Mengutip laporan program televisi Hone Krasae via Matichon.co.th, Wakil Kepala Subdirektorat 1 Biro Pemberantasan Kejahatan Thailand, Letnan Kolonel Polisi Kritsada Plaikhan, membeberkan sisi kelam kehidupan pelaku.
- Kolase tvOnenews.com/ X @ThaiEnquirer
Sebelum mengenakan jubah kebhikkuan, pelaku rupanya pernah membina rumah tangga secara normal layaknya orang awam.
"Dia pernah memiliki istri dan hidup bersama sebagai suami istri," ujar Kritsada saat memaparkan hasil penyelidikan.
Hubungan pernikahan tersebut dijalani saat pelaku berusia sekitar 35 hingga 36 tahun. Usai dua tahun membina rumah tangga, pelaku meminta izin kepada istrinya untuk melepaskan kehidupan duniawi.
"Ia berpacaran dalam waktu singkat, sekitar dua tahun, kemudian meminta istrinya untuk memberikan izin agar ia ditahbiskan," lanjut Kritsada. Pelaku kemudian mengabdi menjadi dek wat (pembantu kuil) selama satu bulan sebelum resmi ditahbiskan di Wat Phutthaisawan.
Bekas Dukun dan Praktik Ritual Bakar Kertas
Tak hanya itu, polisi juga menemukan fakta bahwa pelaku dulunya merupakan seorang medium atau perantara spiritual (dukun).
- Tangkapan layar instagram
Apartemen tempat tinggal lamanya sempat dijadikan markas aktivitas supranatural, hingga membuatnya lihai meramal nasib serta memberikan nasihat spiritual kepada para muridnya.
Bahkan setelah menjabat sebagai kepala biara, reputasi dukun tersebut tetap melekat. Pelaku kerap memberikan lembaran kertas bertuliskan tulisan khusus kepada pengikut dekatnya untuk dibakar sebagai ritual.
"Bagi murid yang dekat, biasanya mereka mendapatkan beberapa lembar," ungkap Kritsada yang mengaku pernah menerima kertas serupa saat mengenal pelaku.
Temuan Aset Fantastis Tembus 500 Juta Baht
Selain pelanggaran disiplin dan skandal kesusilaan, fokus kepolisian saat ini tertuju pada aset kekayaan pelaku yang bernilai amat fantastis.