- YouTube/Reyben Entertainment - Instagram/betrandpetoputraonsu
Beda Versi Korban Dugaan Pelecehan Betrand Peto ANW vs Pengacara Ruben Onsu
tvOnenews.com – Kasus dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang menyeret nama penyanyi Betrand Peto Putra Onsu (BP) terus bergulir panas.
Seorang wanita berinisial ANW (26) bersama kuasa hukumnya menggelar konferensi pers di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (13/9/2026) malam, guna membeberkan kronologi insiden yang diklaim terjadi di depan toilet sebuah klub malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.
Kronologi Kejadian di Private Room dan Bukti Visum
- Instagram @betrandpetoputraonsu
ANW menjelaskan awal mula kejadian bermula ketika ia bersama rekannya, DYP (22), diundang oleh staf klub untuk bergabung di private room tempat Betrand berada sekitar pukul 02.00 WIB.
Namun, situasi berubah ketika ANW kembali ke ruangan usai mengambil ponsel. Saat mengetahui rekannya sedang berada di toilet, Betrand disebut menghampiri dan mengajaknya ke arah toilet.
"Saya enggak pernah ada pikiran negatif. Saya kirain dia mengajak saya untuk mengecek teman saya di toilet. Ternyata di depan pintu toilet tersebut, saya dilecehin. Enggak ada (omongan), dia langsung menyerang saya," ungkap ANW.
Kuasa hukum korban, Nathaniel Hutagaol, menegaskan adanya dugaan tindakan kekerasan fisik dan pemaksaan saat peristiwa tersebut terjadi, sembari menunjukkan foto hasil visum korban.
"Bukan hanya dilecehkan, tapi ada kekerasan dan pemaksaan. Ini ada sikut, kemudian di leher, lalu tangannya biru dan memar karena ada pemaksaan. Ada juga bekas luka seperti cakaran," jelas Nathaniel.
- Instagram @betrandpetoputraonsu/YouTube Reyben Entertainment
Korban berhasil melepaskan diri usai dipisahkan oleh staf klub dan langsung menuju Polda Metro Jaya pada pukul 04.00 WIB untuk membuat laporan resmi.
Respon Pihak Ruben Onsu dan Pihak Kepolisian
Sementara itu, kuasa hukum Ruben Onsu Minola Sebayang menyampaikan bahwa Ruben bertindak hati-hati dan tidak ingin terburu-buru menyimpulkan dugaan yang menimpa anak angkatnya.
"Langkah awal tentunya Ruben akan bertanya kepada Onyo. Ruben tidak mau bersikap terburu-buru dan mencari momen yang tepat untuk bertanya langsung," ujar Minola via wawancara Zoom.
Minola menambahkan, berdasarkan informasi awal yang diterima Ruben dari rekan Betrand di lokasi, Betrand disebut tidak terlibat dalam dugaan penganiayaan atau perkelahian sebagaimana yang ramai diberitakan.
"Informasi dari temannya Onyo mengatakan bahwa Onyo tidak terlibat dalam perkelahian atau apa pun yang disangkakan. Yang berkelahi itu temannya Onyo, kenapa mesti Onyo yang dilaporkan?" pungkasnya.
Polda Metro Jaya melalui Kabid Humas Kombes Pol Budi Hermanto telah membenarkan penerimaan laporan resmi bernomor registrasi Sabtu 12 September 2026 atas terlapor berinisial ATT alias BP. Penyelidikan mendalam kini masih terus berjalan.