- Tangkapan layar threads
Teman Korban Wanita Berbaju Putih yang Ditendang di Mall Hapus Postingan yang Viral, Ada Apa?
“Bagi yg berspekulasi di luar konteks (ada yang copet, BB, buzzer lainnya), saya tegaskan bahwa pasangan (laki dan perempuan) yang mengantri di sebelah teman saya, bahkan setelah kejadian tersebut baru saja terjadi, mereka langsung berkoordinasi dengan teman saya (korban) dan bersedia untuk menjadi saksi apabila kejadian ini akan ditindak lanjuti,” tulisnya.
Menurut dia, pasangan yang berada di sekitar korban ketika kejadian berlangsung juga masih berkomunikasi dengan korban.
“Mereka juga sudah saling komunikasi sampai sekarang. Jadi tolong warga yang cerdas yuk jangan malah kesana kemari. Ini pure tindakan kek3rasan.”
Pernyataan tersebut merupakan keterangan dari teman korban mengenai apa yang diketahui pihaknya. Sementara itu, rangkaian kejadian secara lengkap masih menjadi bagian dari penyelidikan polisi.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo sebelumnya mengatakan pihak kepolisian telah mengetahui video tersebut dan melakukan sejumlah langkah awal.
“Ya, dari kami sudah monitor kejadian tersebut dan sudah melakukan upaya,” kata Dhimas.
Polisi juga telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara serta memeriksa rekaman CCTV.
“Tindakan yang dilakukan melakukan pengecekan TKP, cek CCTV,” ujar Dhimas.
Pihak Mall Disebut Sudah Hubungi Korban
Dalam klarifikasi terbarunya, teman korban juga menyampaikan bahwa pihak pengelola mal telah menghubungi korban setelah kejadian tersebut menjadi perhatian publik.
“Kemudian pihak mall juga sudah reach out teman saya dan sudah berkoordinasi jika korban ingin menindak lanjuti hal ini ke kepolisian.”
Keterangan tersebut menunjukkan adanya komunikasi antara pihak korban dan pengelola mal. Namun, detail mengenai bentuk koordinasi maupun langkah selanjutnya belum dijelaskan lebih lanjut dalam unggahan tersebut.
Sementara dari kepolisian, korban sebelumnya disebut belum membuat laporan karena masih mengalami syok atau trauma.
“Korban belum bisa membuat laporan polisi karena masih syok atau trauma,” pungkas Dhimas.
- Tangkapan layar threads
Di bagian akhir klarifikasinya, teman korban kembali meminta masyarakat memberikan ruang bagi korban untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya.
“Sekali lagi terima kasih atas perhatian baik kalian ke korban, disini saya dan orang sekelilingnya masih memantau dan menjaga kesehatan fisik maupun mental korban. Kami harap tolong tidak berspekulasi yang tidak benar untuk turut membantu menjaga mental teman kami dari kejauhan?”