news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sarwendah dan Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube Denny Sumargo / Instagram @minola6000

Sarwendah Minta Psikolog Independen Pilihan Ruben Temui Anak, Ini Jawaban Minola

Sarwendah minta Psikolog Independen pilihan Ruben Onsu temui anak-anak, Minola Sebayang memberikan jawaban dan mengarahkan proses kepada KPAI.
Kamis, 17 September 2026 - 18:16 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sarwendah akhirnya buka suara mengenai polemik pertemuan anak-anak dengan Ruben Onsu. Setelah meminta psikolog independen menemui langsung anak-anak, Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu memberikan respons terkait permintaan tersebut pada 17 September 2026.

Sebelumnya, Sarwendah membantah narasi yang menyebut dirinya melarang Ruben Onsu bertemu anak-anak. Ia menegaskan tidak pernah melarang pertemuan, tetapi meminta Ruben untuk berkoordinasi mengenai waktu dan tempat agar anak-anak dapat bertemu dengan ayahnya.

“Saya bikin video ini karena saya pikir diam adalah pilihan yang terbaik. Tapi diam saya malah dipakai untuk membuat narasi-narasi yang tidak benar,” kata Sarwendah melalui akun Instagram-nya pada 16 September 2026.

Sarwendah dan Minola Sebayang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @minola6000

Sarwendah kemudian menjelaskan bahwa sejak awal dirinya telah membuka kesempatan bagi Ruben Onsu untuk bertemu anak-anak. Ia hanya meminta adanya komunikasi terlebih dahulu terkait rencana pertemuan tersebut.

“Jadi, Pak Minola, masalahnya kan mau ketemu anak-anak. Dari awal saya sudah bilang saya tidak pernah melarang untuk ketemu anak-anak. Kasih tahu sama saya, koordinasi sama saya. Di mana, jam berapa, saya bawa anak-anak buat ketemu ayahnya,” tegas Sarwendah.

Namun, Sarwendah mengaku justru dinarasikan telah mendoktrin dan memengaruhi anak-anak. Ia pun meminta agar psikolog yang kompeten dilibatkan untuk berbicara langsung dengan anak-anak.

“Tapi saya malah dinarasikan mendoktrin dan memengaruhi anak-anak. Silakan kalian tunjuk sendiri psikolog yang berkompeten buat langsung ketemu anak-anak, ngobrol sama anak-anak. Biar kalian juga tahu, apakah saya pernah memengaruhi anak-anak atau tidak.”

Pernyataan Sarwendah tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Minola Sebayang. Dalam jawaban terbukanya pada 17 September 2026, Minola terlebih dahulu mengklarifikasi mengenai narasi bahwa pihak Ruben Onsu menuduh Sarwendah telah mendoktrin atau memengaruhi anak-anak.

“Mengenai masalah tuduhan bahwa seolah kami menuduh ibu telah melakukan doktrin atau memengaruhi anak-anak, ini juga perlu kami klarifikasi dalam jawaban terbuka kami ini,” kata Minola Sebayang.

Sarwendah dan Minola Sebayang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @minola6000

Minola menegaskan pihaknya tidak pernah memberikan tuduhan tersebut kepada Sarwendah. Ia mengatakan yang disampaikan adalah adanya dugaan kekhawatiran mengenai kemungkinan anak-anak mendapat pengaruh tertentu.

“Kami tidak pernah memberikan tuduhan itu kepada ibu. Ya, pasti kami akan mengatakan patut diduga ada kekhawatiran yang membuat anak-anak ini dipengaruhi. Ada kekhawatiran,” ujar Minola.

Terkait permintaan Sarwendah agar pihak Ruben menunjuk psikolog independen untuk berbicara langsung dengan anak-anak, Minola juga memberikan tanggapan. Menurutnya, persoalan tersebut sebaiknya dikembalikan kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Berikutnya mengenai masalah menantang pihak kita untuk menunjuk psikolog independen yang berkompeten untuk ngobrol langsung dengan anak-anak demi membuktikan kebenarannya,” kata Minola.

Minola kemudian menjelaskan alasan pihaknya memilih menyerahkan proses tersebut kepada KPAI. Ia menyebut kedua pihak telah membuat laporan dan pengaduan kepada lembaga tersebut untuk menangani persoalan yang berkaitan dengan anak-anak.

“Menurut pendapat kami dengan klien kami ini dikembalikan saja kepada KPAI untuk melakukan segala proses yang ditentukan karena memang pihak kami, maupun pihak ibu ini sama-sama sudah membuat laporan dan pengaduan ke KPAI untuk menangani permasalahan ini dan KPAI juga sudah menyiapkan diri untuk melakukan proses psikologi anak jika memang diperlukan,” pungkas Minola.

(anf)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:06
02:22
01:53
06:32
02:30
02:51

Viral