news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral Sejumlah Pelanggan Keracunan Makanan di Restoran Korea di Paskal 23 Bandung.
Sumber :
  • Istimewa

Heboh Pelanggan Keracunan Makanan di Restoran Korea Bandung, Pihak Manajemen Buka Suara

Menanggapi keracunan makanan tersebut, Corporate Communication 88 Seoul, Hana, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan keluhan dari sejumlah pelanggan. 
Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:15 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Viral di media sosial sejumlah pelanggan mengaku keracunan makanan di sebuah restoran Korea di kawasan 23 Paskal Kota Bandung.

Keluhan para pelanggan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial Threads.

Mereka mengungkap kejadian keracunan tersebut diduga berlangsung pada 2-4 Oktober 2026.

Sejumlah pelanggan dilaporkan mengalami gejala seperti demam tinggi, muntah-muntah hingga diare setelah menyantap makanan di restoran Korea 88 Seoul tersebut.

Viral Sejumlah Pelanggan Keracunan Makanan di Restoran Korea di Paskal 23 Bandung
Sumber :
  • Istimewa

Kasus keracunan ini, kini dalam proses penelusuran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Communication 88 Seoul, Hana, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan keluhan dari sejumlah pelanggan. 

Manajemen menyatakan tengah berkomunikasi dengan pelanggan yang mengaku terdampak untuk mengetahui kondisi yang mereka alami.

"Kami menerima adanya laporan atau keluhan-keluhan dari sejumlah pelanggan yang berkunjung ke 88 Soul di Paskal 23. Kami tentu berempati, mendengar dan peduli atas kekhawatiran yang disampaikan pelanggan," kata Hana saat dihubungi, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, pihak manajemen saat ini tengah memastikan pelanggan tersebut mendapatkan perhatian dan penanganan secara langsung.

"Kami mau fokus dulu untuk memastikan pelanggan yang telah menyampaikan keluhan itu dapat perhatian dan penanganan secara langsung dari kami. Enggak ada yang tertinggal satu pun," katanya.

Pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan pelanggan untuk memahami kondisi yang dialami. Jika diperlukan, manajemen akan memberikan bantuan sesuai kebutuhan pelanggan.

"Saat ini proses klarifikasi masih terus berjalan. Kami juga masih menerima masukan-masukan dari konsumen yang belum terakomodir. Jadi untuk angka, kami belum bisa memastikan secara exact per hari ini," katanya.

Hana mengatakan angka yang beredar di media sosial masih perlu diverifikasi untuk memastikan apakah seluruh laporan tersebut benar-benar merujuk pada pelanggan yang mengalami kondisi serupa.

"Kami tidak mau berasumsi karena harus cross-check lebih lanjut. Takutnya nanti angka yang beredar menjadi misleading," katanya.

Di tengah proses klarifikasi, Hana mengatakan pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap proses operasional di gerai, termasuk bagian dapur.

"Tentu kami lakukan. Kami harus memastikan semua proses operasional di gerai kami berjalan sesuai dengan standar yang sudah kami terapkan,"  ucapnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral