- Instagram @tegalhariini_.
Viral! Suami Bertahun-tahun Kerja di Taiwan dan Kirim Rp15 Juta per Bulan, Dapati Istri Punya Dua Anak dari Pria Lain
tvOnenews.com - Viral kisah pilu PMI Grobogan bertahun-tahun kerja di Taiwan dan kirim Rp15 Juta per Bulan, pulang malah terima fakta pilu soal istrinya.
Perjuangan Bukhori (32), pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, untuk membangun kehidupan keluarga justru berujung pada persoalan rumah tangga.
Setelah bertahun-tahun bekerja di Taiwan dan rutin mengirimkan uang untuk kebutuhan keluarga, ia kini memilih membawa permasalahan tersebut ke jalur hukum.
Bukhori menikahi M (32), perempuan asal Indramayu, pada 2017. Selama bekerja di luar negeri, ia mengirimkan uang sekitar Rp12 juta hingga Rp15 juta setiap bulan.
- Instagram @tegalhariini_.
Uang tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan disisihkan untuk mewujudkan rencana membangun rumah.
Meski terpisah jarak, Bukhori dan istrinya disebut tetap berkomunikasi melalui panggilan video setiap hari. Namun, kepulangannya ke Indonesia justru diwarnai persoalan setelah ia mengetahui bahwa sang istri telah memiliki dua anak yang diduga bukan keturunan biologisnya.
Menurut kronologi yang beredar, persoalan serupa sebenarnya pernah muncul pada 2019.
Saat itu, Bukhori mengetahui dugaan perselingkuhan yang disebut berujung pada kehamilan istrinya. Ia memilih memaafkan kejadian tersebut dan berusaha mempertahankan pernikahan demi anak pertama mereka.
Akan tetapi, Bukhori kembali menghadapi dugaan perselingkuhan setelah mengetahui bahwa istrinya telah melahirkan dua anak.
Kondisi tersebut mendorongnya mencari penjelasan atas persoalan yang terjadi selama dirinya bekerja di Taiwan.
- Instagram @netizeniseng
Bukhori sebelumnya memilih mempertahankan rumah tangganya meski pernah menghadapi persoalan perselingkuhan.
Keputusan itu diambil dengan harapan hubungan mereka dapat diperbaiki dan keluarga tetap utuh.
Selama bekerja di Taiwan, ia mengaku tetap menjalankan tanggung jawabnya dengan mengirimkan uang setiap bulan.
Selain untuk kebutuhan rumah tangga, dana tersebut dipersiapkan sebagai tabungan untuk membeli atau membangun rumah.
Namun, harapan tersebut berhadapan dengan persoalan baru. Bukhori menduga istrinya kembali menjalin hubungan dengan pria lain hingga memiliki anak yang menurutnya bukan anak biologisnya.
Dalam keterangannya yang beredar, Bukhori menceritakan kekecewaannya setelah mengetahui keadaan rumah tangganya.
“Tentang kasus perselingkuhan yang dilakukan sudah lewat 4 tahun, rencana mau beli rumah mau bangun rumah, tapi setelah 4 tahun istri saya sudah melahirkan dua anak,” kata Bukhori, dilansir dari Instagram @tegalhariini_.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah mengetahui persoalan tersebut sebelumnya, tetapi memilih memberikan maaf.
“Sebelumnya pernah ketahuan pak, yang ketahuan itu sudah saya maafkan,” tuturnya.
Bukan hanya persoalan hubungan rumah tangga, Bukhori turut mempertanyakan penggunaan uang yang selama ini dikirimkan untuk rencana pembangunan rumah.
Ia juga merasa kecewa karena sang istri disebut tidak hadir dalam sejumlah peristiwa penting keluarganya, termasuk ketika ibunya meninggal dunia dan saat adiknya melangsungkan pernikahan.
Setelah menghadapi persoalan tersebut, Bukhori memutuskan meminta penyelesaian melalui jalur hukum. Ia mendatangi Mapolres Indramayu bersama kuasa hukumnya pada Rabu (7/10/2026).
Langkah itu berkaitan dengan dugaan perzinaan yang dilaporkannya dan dikaitkan dengan Pasal 411 KUHP. Bukhori berharap proses hukum dapat memberikan kejelasan atas persoalan yang dihadapinya.
Berdasarkan kronologi yang beredar, perkara tersebut telah memasuki tahap penyelidikan kepolisian. (asl)