- Instagram @maiaestiantyreal
Di Tengah Kontroversi Threads, Maia Estianty Kembali Jadi Sorotan usai Ucapan soal Pemakan Teman
tvOnenews.com - Nama Maia Estianty kembali menjadi perbincangan warganet setelah ucapannya dalam sebuah video kuliner Surabaya menuai beragam reaksi.
Saat mencicipi sejumlah makanan khas Kota Pahlawan, Maia melontarkan kalimat tentang “pemakan teman” yang kemudian dikaitkan sebagian netizen dengan masa lalunya bersama mantan suaminya, Ahmad Dhani.
Sebelumnya, Maia juga sempat menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial Threads mengenai rezeki, kerja keras, dan sedekah memicu perdebatan di kalangan warganet.
- Tangkapan layar Youtube Maia AlElDul TV
Dalam video yang diunggah pada Senin (12/10/2026) melalui kanal YouTube Maia AlElDul TV, Maia terlihat menikmati berbagai kuliner khas Surabaya. Sebelum bertolak ke Portugal, ia ingin memanfaatkan waktunya untuk mencicipi aneka makanan Indonesia yang dirindukannya.
“Sebelum terbang ke Portugal, Bunda Maia Estianty punya satu misi penting: puas-puasin kulineran Indonesia dulu!” demikian keterangan yang menyertai video tersebut.
Sejumlah makanan yang dicoba Maia antara lain nasi bungkus, nasi campur, semanggi, es sinom, kupang lontong, hingga jamu beras kencur.
Cuplikan video itu juga dibagikan melalui akun Instagram @maiaaleldultv. Namun, perhatian netizen justru tertuju pada ucapan Maia menjelang akhir video.
Saat membahas makanan yang dicicipinya, Maia melontarkan pernyataan yang menyebut dirinya sebagai pemakan daging, bukan pemakan teman.
“Aku pemakan daging soalnya, ingat bukan pemakan teman, okey, bye,” ujar Maia Estianty.
Ucapan tersebut langsung memancing beragam tanggapan. Sebagian warganet menghubungkannya dengan kisah masa lalu Maia dan Ahmad Dhani, bahkan menilai pernyataan itu sebagai sindiran yang belum tentu berkaitan dengan persoalan tersebut.
Salah satu komentar di kanal YouTube Maia menyoroti dugaan sindiran yang dianggap masih berulang.
“Kenapa selalu menyindir di akhir gak hilang-hilang dendam nya bunda.lebih elok jangan selalu ada embelan sindirian agar bunda benar-benar terlihat bahagia ikhlas lahir dan batin,” tulis seorang warganet.
Namun, ada pula pengguna media sosial yang mengingatkan agar ucapan Maia Estianty tidak langsung dikaitkan dengan masa lalunya. Seorang warganet di Instagram menilai konteks video tersebut sebenarnya berfokus pada makanan yang sedang dicoba.
“Perasaan bunda Maia nggak ada ngobrolin masa lalu, coba kk dengarkan video ulang dech (yg Di dalam video ini mereka bahas tentang makanan,” tulis pengguna Instagram tersebut.
Sebelum video kuliner itu ramai diperbincangkan, Maia lebih dahulu menjadi sorotan setelah membatasi akses publik ke akun Threads pribadinya, @maiaestiantyreal, pada 11 Oktober 2026. Langkah tersebut terjadi setelah unggahannya mengenai rezeki dan sedekah menuai kritik.
Kontroversi bermula ketika Maia membagikan pemikirannya setelah melihat burung liar mencari makanan. Ia mengaku mendapat pelajaran dari peristiwa sederhana tersebut mengenai rezeki yang telah dijamin oleh Allah bagi setiap makhluk hidup.
“Melihat burung liar makan, (aku) berpikir memang benar (pernyataan yang mengatakan) semua makhluk hidup rezekinya ditanggung Allah,” tulis Maia dalam unggahan yang kemudian menjadi perbincangan.
Maia lalu mengaitkan pengamatannya dengan pentingnya usaha dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, seseorang yang mengalami kesulitan keuangan perlu terus berikhtiar melalui pekerjaan dan membiasakan diri bersedekah.
- Instagram @maiaestiantyreal
Ia juga menjadikan perilaku burung sebagai perumpamaan untuk menjelaskan pandangannya mengenai kerja keras dan sedekah.
“Burung juga kalau malas terbang enggak bakal dapat makanan. (Kalau) kita malas ya rezeki seret. Akan (semakin) seret lagi kalau enggak pernah bersedekah (dengan uang atau tenaga),” ujarnya.
Pernyataan tersebut memicu perdebatan di media sosial. Sebagian warganet menilai pandangan Maia kurang mempertimbangkan kondisi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi dan berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kini, ucapan Maia dalam video kuliner Surabaya kembali mengundang perhatian publik. Meski sebagian warganet mengaitkannya dengan kisah masa lalu, ada pula yang mengingatkan agar pernyataannya dipahami sesuai konteks video yang membahas makanan.