- Laman resmi
iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?
Sistem kamera ini menggunakan enam bilah yang dipotong dengan laser untuk berpindah di antara beberapa bukaan. Pengguna juga dapat memilih empat pengaturan aperture secara manual melalui aplikasi Kamera. Fitur tersebut memberi keleluasaan lebih besar bagi pengguna yang ingin mengatur hasil foto sesuai kondisi pemotretan.
Pembaruan berikutnya terdapat pada chip A20 Pro yang dibuat dengan proses fabrikasi 2 nanometer. Chip ini mengusung CPU enam inti, GPU tujuh inti, serta Dual Neural Engine 16 inti untuk mendukung pemrosesan kecerdasan buatan atau AI.
Apple mengklaim GPU A20 Pro mampu bekerja hingga 40 persen lebih cepat dibandingkan A19 Pro. Kemampuan komputasi AI-nya juga diklaim mencapai dua kali lipat generasi sebelumnya, dengan bandwidth memori meningkat 50 persen.
Pada bagian layar, Dynamic Island dibuat lebih kecil, sementara sistem pendinginan vapor chamber generasi terbaru dirancang untuk menjaga performa perangkat saat menjalankan pekerjaan berat dalam waktu lama.
Daya tahan baterai juga menjadi perhatian. Apple mengklaim iPhone 18 Pro mampu memutar video hingga 34 jam, sedangkan iPhone 18 Pro Max mencapai 43 jam. Untuk pengisian daya, iPhone 18 Pro disebut dapat mencapai 50 persen dalam sekitar 15 menit melalui kabel atau 30 menit secara nirkabel.
Berbagai pembaruan tersebut menawarkan peningkatan bagi pengguna yang membutuhkan kamera, performa, dan baterai untuk aktivitas intensif. Meski begitu, keputusan membeli tetap perlu mempertimbangkan seberapa sering fitur tersebut digunakan.
Peluncuran iPhone 18 Pro Series mempertemukan antusiasme terhadap teknologi terbaru dengan persoalan daya beli. Harga mulai Rp27,499 juta membuat perangkat ini setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026.
Bagi calon pembeli, spesifikasi yang lebih canggih perlu ditimbang bersama kebutuhan, anggaran, dan kemampuan finansial agar keputusan membeli tidak membebani pengeluaran jangka panjang. (udn)