news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Siapa Aron Ashab? Viral Usai Mengaku Diculik dan Disiksa, Kini Ancam Lapor Polisi.
Sumber :
  • instagram

Siapa Aron Ashab? Viral Usai Mengaku Diculik dan Disiksa, Kini Ancam Lapor Polisi

Aron Ashab kembali muncul setelah menghilang dari media sosial sejak November 2025. Ia mengaku diculik, disekap, dan mengalami kekerasan serta berencana
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama kreator konten sekaligus aktor Aron Ashab kembali menjadi perbincangan setelah hampir setahun tidak aktif di media sosial. 

Pada 14 Oktober 2026, ia mendadak muncul melalui Instagram dengan cerita yang mengejutkan: dirinya mengaku menjadi korban penculikan, penyekapan, dan kekerasan fisik oleh sejumlah orang.

Dalam pengakuannya, Aron menyebut dirinya dibawa ke suatu tempat yang ia gambarkan seperti penjara. Ia juga menuding keterlibatan kelompok yang disebutnya sebagai “preman penunggang agama”. 

Menurut versinya, tindakan tersebut dilakukan atas perintah pihak tertentu. Namun, identitas orang-orang yang dituding terlibat dan kebenaran kronologi yang disampaikan belum dapat diverifikasi secara independen.

Kemunculan Aron pun memunculkan pertanyaan tentang apa yang terjadi selama ia menghilang, bagaimana ia bisa kembali ke Jakarta, dan langkah apa yang akan ditempuh setelah menyampaikan tuduhan serius tersebut. Melalui sejumlah unggahan, ia mengaku berhasil melarikan diri dengan bantuan warga dan telah berkonsultasi dengan tim kuasa hukum untuk membawa perkara itu ke jalur hukum.

Aron Ashab Kembali Setelah Menghilang Sejak November 2025

Aron terakhir kali diketahui aktif mengunggah konten pada 2 November 2025. Setelah berbulan-bulan tidak memberikan kabar melalui media sosial, ia kembali menyapa pengikutnya pada 14 Oktober 2026.

“Apa kabar dunia, aku kembali!” tulisnya dalam unggahan Instagram yang dikutip pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Namun, pesan tersebut bukan sekadar pengumuman bahwa dirinya kembali aktif. Aron kemudian menjelaskan alasan di balik ketidakhadirannya dan mengklaim mengalami peristiwa yang membuatnya tidak bisa menjalani kehidupan seperti biasa.

“Gw kemana selama ini lo tanya? Gw di PENJARA. Or bisa dibilang gw abis diculik trus dimasukin penjara,” tulis Aron dalam keterangan unggahannya pada Kamis, 14 Oktober 2026.

Ia mengaku dibawa secara paksa, dikurung, dan mengalami kekerasan. Aron juga menuding orang-orang yang disebutnya sebagai pelaku melakukan tindakan tersebut atas perintah pihak lain.

“Penculikan bayaran yang dilakukan satu oknum dan difasilitasi preman preman kampretos yang sok keras berani nangkep gw pakai kekerasan, ngurung gw, nyiksa gw, gebukin gw maksa gw ini itu,” tulisnya.

Aron turut menggambarkan kelompok yang ditudingnya sebagai pihak yang menggunakan identitas atau dalih agama. Meski demikian, ia belum mengungkap identitas secara terperinci dari orang-orang yang disebut terlibat, lokasi penahanan, maupun waktu pasti dugaan penculikan tersebut berlangsung.

Karena informasi yang tersedia sejauh ini bersumber dari pengakuan pribadi Aron di media sosial, tuduhan tersebut masih perlu diuji melalui keterangan para pihak dan proses hukum.

Mengaku Disekap Berbulan-bulan hingga Berhasil Melarikan Diri

Dalam unggahannya, Aron menceritakan bahwa dirinya mengalami masa sulit selama berada di tempat yang ia sebut sebagai penjara. Ia mengaku dikurung dan dibungkam selama berbulan-bulan serta mengalami penyiksaan fisik.

Sebelumnya, beredar pula uraian mengenai pengakuannya tentang tempat penahanan yang ia pertanyakan karena disebut berkedok pesantren. Ia mengklaim ditempatkan di ruangan bawah tanah, tidak mendapatkan akses melihat matahari selama berbulan-bulan, serta dipaksa menjalani rutinitas keagamaan tertentu. Rincian tersebut merupakan klaim yang belum terverifikasi secara independen.

Aron mengatakan akhirnya bisa melarikan diri dengan menggunakan strategi berpura-pura bersikap baik kepada orang-orang yang disebut menahannya.

“Dikurung dan dibungkam itu sangat fucked up rasanya. Dan yah, gw berhasil kabur dengan trick belaga sobi sama mereka tepat di malam minggu. Panjang lah ceritanya. Ntar ya,” ungkapnya.

Setelah keluar dari tempat tersebut, Aron mengaku menempuh perjalanan panjang untuk kembali ke Jakarta. Ia menyebut menggunakan bus antarkota, melanjutkan perjalanan dengan beberapa kali berganti sepeda motor, dan menerima bantuan dari warga yang ditemuinya.

“Anyway gw baru sampe Jakarta dari tempat antah berantah itu. Baru sekali kalinya gw naek bus antar kota, naik motor nyambung nyambung, dibantuin warga warga juga ada yg anter naik mobil yang cukup membuat surprise karena mereka percaya sama cerita gw dan nolongin gw kabur,” tulisnya.

Pengakuan tersebut menjadi bagian penting dari cerita yang dibagikan Aron. Akan tetapi, ia belum menjelaskan secara terperinci lokasi keberangkatannya, rute perjalanan, ataupun identitas warga yang membantunya. Ia juga menyatakan masih perlu beristirahat setelah kembali ke Jakarta.

Siapkan Langkah Hukum dan Isyaratkan Kembali Berkarya

Setelah mengaku berhasil melarikan diri, Aron menyatakan akan membawa dugaan penculikan dan kekerasan tersebut ke jalur hukum. Ia mengatakan telah berkonsultasi dengan tiga tim kuasa hukum untuk membahas langkah selanjutnya.

Aron juga memberikan peringatan kepada pihak yang dituding terlibat agar bersiap menghadapi proses hukum. Ia mengisyaratkan akan mengungkap lebih banyak informasi mengenai kejadian tersebut pada waktu mendatang.

“Tenang, ini bakal panjang. Expect some dramas, some NEW MUSIC (read: Album) dan buat yang make jasa penculik tersebut, silahkan expect panggilan polisi dan sampai bertemu di meja hijau,” tulisnya.

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa Aron berencana kembali berkarya setelah melewati masa yang ia gambarkan sebagai pengalaman berat. Ia mengaku peristiwa tersebut justru memunculkan kembali semangat yang sebelumnya sempat menurun.

“Oh iya gw mau terimakasih sih karna semua siksaan dan kurungan penjara kalian malah bikin jiwa gw ON lagi yang selama ini gw down se down down-nya down,” tulisnya.

Meski telah menyampaikan sejumlah tuduhan dan rencana hukum, Aron belum membeberkan seluruh kronologi yang diklaimnya terjadi. Ia juga belum menjelaskan secara lengkap siapa saja yang diduga terlibat dan bukti apa yang akan disampaikan untuk mendukung keterangannya.

Untuk sementara, Aron mengatakan ingin beristirahat setelah tiba di Jakarta. “So, untuk sekarang gw nafas dulu,” tulisnya.

Kini, hal yang paling menentukan bukan hanya pengakuan Aron di media sosial, melainkan tindak lanjut atas dugaan tindak pidana yang disampaikannya. Identitas pihak yang dituding, bukti yang tersedia, serta hasil pemeriksaan aparat penegak hukum akan menjadi kunci untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi selama ia menghilang. (udn)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
08:50
02:47
06:54
06:16
06:20

Viral